Latest Updates

Kelebihan dan Kekurangan Macintosh Operating System

Kelebihan dan Kekurangan Macintosh Operating System
Kelebihan Macintosh Operating System:
  • Multitasking. (metode dimana banyak pekerjaan atau dikenal juga sebagai proses diolah dengan menggunakan sumber daya CPU yang sama)
  • “Time Machine”, aplikasi yang berfungsi untuk membackup system dan perubahan data secara otomatis
  • “Sherlock”, aplikasi yang bisa mencari data harddisk, jaringan LAN dan Internet secara keyword
  • Sangat sulit terserang virus, malware, maupun spyware
  • Tampilan lebih glossy dan elegan, cocok untuk desain/multimedia
  • Shutdown yang sangat cepat. waktu untuk shutdown hanya dibutuhkan 3 – 4 detik.
  • Bisa mengenal file format windows

Kekurangan Macintosh Operating System:
  • Mahal, pasti menjadi satu dengan produk dari Apple sendiri dan pasti harganya sangat mahal.
  • Tidak cocok untuk aplikasi games dan server
  • Mac OS tidak dapat digunakan bersama-sama sistem-sistem pengoperasian lain yang tidak menggunakan sistem Mac OS.
  • Mac OS tidak bisa dirakit sendiri karena Apple sudah tidak memberi license buat perusahaan lain untuk membuat hardware yang bisa menggunakan Mac OS.
  • Software di Mac OS tidak begitu lengkap.

Text Descriptive Tentang Ayah Berbahasa Inggris

Text Descriptive Tentang Ayah Berbahasa Inggris


My Father

I want to tell about my father, her name is Rinoto. He is 43 years old. He is very handsome and dashing man. He has a tall and sturdy body. My dad’s tall is about 170 cm and his weigh is about 60 kg.

My father has a pointed nose, unlike with me is flat nose. His hair is black and short. His eyes are black with thick eyebrows. Her skin is light brown. My father is very friendly. He is happy to make other laugh with his jokes.

He is married to someone from Adimulyo, she is Siti Mahmudah. In this marriage, they have two children. It is me and my younger brother, Dimas.

My father is a very great man. He has friendly personality. He always understands condition and needs of her children. My father is a hard worker. He works as a mathematics teacher at the school. Even though my father is a math teacher, I still don’t like math.

I love my father !!

Text Descriptive Tentang Ibu Berbahasa Inggris

Text Descriptive Tentang Ibu Berbahasa Inggris


My Mother

I want to tell about my mother, her name is Siti Mahmudah. I think that my mother is a beautiful person. She is not too tall, and she has curly hair and black. She has black eyes and her color skin is light brown. She has flat nose with a beautiful smile.
 
She is married to someone from Pekalongan, he is Rinoto. In this marriage, they have two children. It is me and my younger brother, Dimas.

She is a very kind person. She is very lovely, friendly, patient, and she loves to help people. I love my mom, because she is a good example to me. She is a devout religious. She always worshiped and prayed every day.

She is a very good person, as a wife and mother. She always takes care of her family. She likes her house to be clean. She is very net person. She has skill in cooking, and I really like her cooking. In my opinion, her food is very delicious.

She always has a smile on her face. She is so sweet and lovely. When the her family has a problem she always with us to give advising.

I love my mother !!

Penjelasan Mengenai File Server

Penjelasan Mengenai File Server
File server adalah layanan penyimpanan file secara terpusat pada satu mesin. Keuntungan dari penggunaan file server ini adalah penghematan dalam penggunaan sumber daya,, terutama media penyimpanan seperti hard disk untuk menyimpan file. Dengan penyimpanan secara terpusat, maka data/file hanya terdapat di satu mesin saja, tidak akan tersebar di banyak mesin,, sehingga akan memudahkan untuk akses dan relatif lebih aman.

Berbagi sumber daya pada jaringan komputer untuk keperluan bersama seperti file atau printer dimaksudkan untuk mengefektifkan penggunaan sumber daya dalam sistem jaringan.

Supaya dapat menggunakan sumber daya bersama, user harus melakukan login pada jaringan yang selanjutnya akan melakukan akses kepada sumber daya yang dibagi pakai. Dalam hal ini diperlukan adanya server domain atau server workgroup. Domain adalah kumpulan klien yang menggunakan satu server untuk melakukan validasi user yang akan login dalam jaringan. Server domain biasa juga disebut dengan PDC (Primary Domain Controller)

Jika dalam satu jaringan ada berbagai macam sistem dengan berbagai macam platform, maka dibutuhkan sebuah program yang menjembatani sehingga semua mesin dapat saling berhubungan satu sama lain. Salah satu program yang dapat menjembatani Linux (dan UNIX pada umumnya) dengan mesin Windows yang cukup terkenal adalah Samba. Dengan Samba Anda dapat menggunakannya untuk:
  • Menghubungkan setiap mesin Unix (termasuk Linux) dengan mesin Dos/Windows
  • Menempatkan mesin Unix (Linux) sebagai Primary Domain Controller sebagaimana yang dilakukan NT.
Oleh sebab itu lewat Samba, Anda dapat membuat server dengan klien produk Microsoft Windows, dengan layanan :
  • Berbagi (share) file dan printer.
  • Membantu pengguna browsing di network neighborhood
  • Memberikan otentikasi kepada tiap klien yang login ke dalam domain
  • Memberikan atau membantu dengan WINS name server resolution.
Aplikasi Samba biasanya dijalankan sebagai daemon. Dua aplikasi utamanya adalah:
  • SMBD: Daemon yang memberikan layanan berbagi file dan printer dalam sebuah jaringan yang menggunakan protokol SMB. Smbd juga memberikan otentikasi dan otorisasi bagi kliennya.
  • NMBD: Daemon yang memanfaatkan Windows Internet Name Service (WINS), dan membantu klien untuk browsing di network neighborhood.
Dari banyak aplikasi yang digunakan untuk layanan file server, praktisi di lapangan lebih banyak memilih Samba sebagai solusinya, karena selain menyediakan layanan penyimpanan file terpusat yang aman, klien yang melakukan akses tidak dibatasi pada satu jenis sistem operasi saja, akan tetapi dapat pula dilakukan dari mesin dengan sistem operasi berbasis Open Source maupun Microsoft Windows.

Nama samba diambil dari nama tarian negara Brazil. Samba merupakan kumpulan perangkat lunak untuk menyediakan layanan akses ke sistem file Microsoft dari Server File Linux/Unix. Samba mengimplementasi kan protokol SMB (atau CIFS) yangdikembangkan oleh Microsoft dan Intel untuk mengatur penggunaan file dan printer secara bersama,. Dengan program samba, file atau printer yang ada pada sistem Linux dapat diakses dari sistem Microsoft begitu juga sebaliknya.

Implementasinya diawali dengan instalasi program yang dikemas dalam paket Samba. Selanjutnya dalam penggunaannya Samba dapat juga berfungsi sebagai Wins Server, yang menyediakan layanan translasi hostname menjadi alamat ip atau sebaliknya dengan menggunakan protokol NetBEUI yang kompatible dengan protokol NetBIOS. Mulai versi 2.2, Samba dapat bekerja sebagai pengendali domain dan dilengkapi dengan tool administrasi melalui protokol HTTP yang disebut SWAT (Samba Web Administration Tool).

Dalam konfigurasinya, akses terhadap file dapat dibatasi untuk satu atau beberapa user saja. Bahkan akses dapat dilakukan dari grup user tertentu. Selain itu, dapat pula dilakukan pengaturan tampilan pada user yang akan melakukan akses, Pada konfigurasinya dapat pula dilakukan kutomisasi baik untuk membaca (list), menyimpan atau mengambil file tersebut.

Membangun dan Mengkonfigurasi Server

Membangun dan Mengkonfigurasi Server
Bagi penyelenggara pusat aplikasi jaringan komputer, ada beberapa konfigurasi server yang dapat dibangun tergantung dari kebutuhan aplikasi yang akan digunakan oleh pengguna. Beberapa contoh server tersebut antara lain File Server, Printer Server, Proxy Server, DNS Server, Web Server, Mail Server, Server Repository yang menyediakan layanan update bagi sistem operasi pada klien, juga server yang melayani aplikasi tertentu dari jaringan komputer, seperti Game Online, serta Billing Server yang melakukan pencatatan waktu koneksi bagi klien misalnya pada sebuah warung internet atau jasa rental komputer.

Host sebagai pusat koneksi untuk traffic jaringan komputer dapat berupa router sebagai jalur pengiriman datanya (gateway), sehingga host lain yang akan berkomunikasi dengan host pada network lain harus melalui perangkat ini. Contoh lain adalah penerapan DHCP Server yang memberikan distribusi IP Alamat secara otomatis bagi host (DHCP Klien).

Untuk membangun sebuah server aplikasi, maka langkah umum yang dilakukan adalah:
  • Instalasi OS Jaringan, sesuaikan Partisi dan dukungan komponennya.
  • Rencanakan aplikasi server yang akan dibangun
  • Instalasikan software aplikasi yang akan dilibatkan
  • Konfigurasikan layanan aplikasi-nya sesuai dengan rencana penempatan server tersebut (topologi).
  • Lakukan pengujian terhadap server yang telah di bangun.

Memilih Sistem Operasi untuk Server Jaringan

Memilih Sistem Operasi untuk Server Jaringan
Sistem operasi secara umum dalam penggunaannya mencakup fungsi layanan stand alone dan network (jaringan). Sistem operasi jaringan digunakan untuk mengakomodasi kebutuhan jaringan komputer baik yang menyangkut pengaturan maupun aplikasi yang dijalankannya.

Sistem operasi jaringan, baik yang komersil maupun open source mempunyai keunggulan masing-masing dalam pelayanan fungsi jaringan maupun aplikasinya. Banyaknya sistem operasi jaringan yang tersedia menuntut kejelian dari implementor untuk memilih sistem operasi yang sesuai dengan konfigurasi server aplikasi yang akan diterapkan.

Dalam memilih sistem operasi jaringan untuk mendukung layanan yang akan disediakan, perlu dipertimbangkan beberapa hal, diantaranya adalah:
  • Cara instalasi sistem operasi jaringan, berbasis text atau berbasis grafis.
  • Dukungan sistem operasi terhadap aplikasi yang akan di bangun. Misalnya dukungan penuh Linux untuk membangun aplikasi server web dengan menggunakan Apache dan sql. Microsoft juga tak kalah dalam memberikan dukungan untuk penyediaan infrastruktur layanan aplikasi jaringan, dengan aplikasi jaringan yang sudah built in pada paket sistem operasinya.
  • Dukungan sistem operasi untuk instalasi aplikasi dengan jenis file tertentu, misalnya dukungan Linux untuk instalasi Apache.tgz atau bahkan pada sistem operasi tersebut sudah tersedia modul dari aplikasi yang dimaksud, sehingga tinggal mengaktifkannya saja.
Untuk memilih sistem operasi dapat dipertimbangkan hal berikut:
  • Beberapa keunggulan Microsoft Windows Server, diantaranya:
  1. Administrative Tools: dalam Windows Server 2003, administrative tools untuk melakukan administrasi Terminal Services telah diperbaiki sehingga relatif lebih mudah dalam menggunakannya.
  2. Pencetakan: dalam printer Windows Server 2003-printer lokal dapat diintegrasikan secara otomatis melalui terminal server.
  • Keunggulan Linux Server
  1. Kestabilan sistem yang sangat baik bila dibandingkan dengan sistem operasi yang populer seperti Windows ‘95, ‘98, NT, waktu server hidup tanpa diboot (uptime) lebih lama.
  2. Dalam kecepatan dan perangkat keras yang dibutuhkan pun Windows NT kalah dengan Linux. Sebagai perbandingan untuk menjalankan Windows NT Server dibutuhkan minimal Pentium dengan 32 MB, sedang dengan service sama Linux hanya butuh Pentium 99 dengan 16 MB.
  3. Dari segi harga, Linux merupakan yang termurah. Anda hanya mengeluarkan biaya Rp. 50.000,- (tergantung harga CD di pasaran) dan itupun hanya ongkos mencopy CD karena sifatnya “open source”. Dibandingkan dengan Windows NT dibutuhkan sekitar $12,95/user ditambah lagi dengan biaya instalasi jika ingin mail server, web server, dan proxy server.
  4. Tersedia source codenya secara bebas sehingga dapat dibuka dan dipelajari serta mendebugnya. Berbeda sekali dengan sistem operasi lainnya seperti Windows yang source codenya tidak tersedia.
  5. Aplikasi yang tersedia banyak dan dapat diperoleh secara gratis dan legal. Sedangkan aplikasi Windows yang tersedia sangat banyak, tetapi hampir semuanya tidak gratis (hanya beberapa saja yang gratis).
  6. Dukungan perusahaan komersial seperti: Oracle, Netscape, IBM, Corel, Sun, Informix dan Adaptec.

Menetapkan Spesifikasi Server

Menetapkan Spesifikasi Server
Secara umum suatu mesin yang akan dijadikan server untuk aplikasi jaringan maupun lalu lintas jaringan, harus mempunyai spesifikasi teknis yang maksimal bahkan ideal untuk dapat melayani permintaan dari klien dengan tingkat kestabilan yang tinggi.

Disamping memiliki spesifikasi standar untuk perangkat input dan output, suatu mesin server harus memiliki spesifikasi dari mesin pengolah datanya, terutama kapasitas kerja dari prosesor dan memori luar (RAM), yang tergantung dari sistem operasi dan aplikasi server yang akan membebaninya.

Prosesornya disarankan dari generasi terbaru yang mempunyai kapasitas cache maksimal. Selain itu, perlu diperhatikan pula kapasitas eksternal (RAM) yang akan menunjang kinerja dari prosesor, Kapasitasnya minimal harus dapat melayani seluruh proses yang akan dilakukan oleh prosesor, agar sistem tidak mengalami kondisi hang.
 
Apabila dilihat dari fisiknya, server terbagi dua jenis, yaitu:
  • Dedicated Server, mesin yang secara khusus dirancang vendor baik secara fisik maupun fungsi untuk keperluan aplikasi tertentu. Mesin ini mempunyai spesifikasi yang maksimal, sehingga dapat memberikan layanan terbaik bagi klien yang memanfaatkan layanannya.
  • PC Server, yaitu komputer PC yang difungsikan sebagai penyedia aplikasi jaringan komputer maupun pengatur lalu lintas jaringan komputer. Untuk fungsi ini, spesifikasi PC harus diperhatikan, sebab jika spesifikasinya kurang mendukung layanan yang disediakan maupun request dari klien, maka akan menghambat kinerja layanan server tersebut. Spesfikasi minimal dari mesin server biasanya satu tingkat diatas klien.
Pada penerapannya server dapat difungsikan untuk penyedia layanan dan pengatur lalu lintas jaringan secara terpisah ataupun bersatu dalam satu mesin. Pada saat menyusun konfigurasi suatu layanan pada jaringan komputer, dalam satu server dapat diberikan satu atau beberapa aplikasi. Penggunaan satu aplikasi pada satu mesin server dapat memfokuskan fungsi layanan server tersebut, sehingga dapat memberi kinerja yang cukup tinggi. Akan tetapi, penggunaan banyak layanan pada satu mesin server juga banyak manfaatnya, diantaranya adalah efisiensi perangkat dan integrasi layanan.

Pada organisasi jaringan komputer berskala luas, sebaiknya mesin yang digunakan untuk layanan jaringan komputer menggunakan Dedicated Server dengan pengkhususan fungsi dari penyediaan layanan masing-masing. Sementara untuk organisasi jaringan komputer terbatas, seperti Local Area Network, bisa saja mesin yang digunakan sebagai Server menggunakan PC Server, dan layanan aplikasinyapun dapat dibuat beberapa aplikasi pada satu mesin. Contohnya jaringan komputer sebuah Internet Cafe. Pada sistem ini fungsi Billing Server dan fungsi layanan server lainnya dapat disatukan dalam satu mesin. Hal ini dikarenakan traffic Warung Internet tidak terlalu sibuk.

Sejarah Singkat Bitcoin

Sejarah Singkat Bitcoin
Bitcoin adalah sebuah uang elektronik yang di buat pada tahun 2009 oleh Satoshi Nakamoto. Nama tersebut juga dikaitkan dengan perangkat lunak sumber terbuka yang dia rancang, dan juga menggunakan jaringan peer-ke-peer yang menghubungkan semuanya. Tidak seperti mata uang pada umumnya, bitcoin tidak tergantung dengan mempercayai penerbit utama. Bitcoin menggunakan sebuah database yang didistribusikan dan menyebar ke node-node dari sebuah jaringan P2P ke jurnal transaksi, dan menggunakan kriptografi untuk menyediakan fungsi-fungsi keamanan dasar, seperti memastikan bahwa bitcoin-bitcoin hanya dapat dihabiskan oleh orang mempunyainya, dan tidak pernah boleh dilakukan lebih dari satu kali.

Desain dari Bitcoin memperbolehkan untuk kepemilikan tanpa identitas (anonymous) dan pemindahan kekayaan. Bitcoin - bitcoin dapat disimpan di komputer pribadi dalam sebuah format file wallet atau di simpan oleh sebuah servis wallet pihak ketiga, dan terlepas dari semua itu Bitcoin - bitcoin dapat di kirim lewat internet kepada siapapun yang mempunyai sebuah alamat Bitcoin. Topologi peer-to-peer bitcoin dan kurangnya administrasi tunggal membuatnya tidak mungkin untuk otoritas, pemerintahan apapun, untuk memanipulasi nilai dari bitcoin - bitcoin atau menyebabkan inflasi dengan memproduksi lebih banyak bitcoin.

Bitcoin adalah salah satu dari implementasi pertama dari yang disebut cryptocurrency, pertama kali di deskripsikan oleh Wei Dai pada tahun 1998 dalam milis cypherpunks.

Firewall Dengan Hardware Khusus

Firewall Dengan Hardware Khusus
Fungsi firewall  dapat juga dilakukan dengan menggunakan hardware khusus dari vendor yang telah didesain untuk keperluan pembuatan chains tertentu. Walaupun demikian, teknik dan penerapannya sama saja dengan menggunakan IP Tables.

Pada hardware khusus Firewall penerapan chains-nya didesain sedemikian, agar memudahkan administrator dalam mengimplementasikan rule/policy firewall. Satu hal yang membedakan adalah perangkat firewall dari vendor hanya didesain khusus untuk keperluan chains tanpa fungsi lain, sementara PC Firewall dapat digunakan selain untuk Firewall juga untuk fungsi terminal jaringan yang lain.

MEMBUAT INISIALISASI

MEMBUAT INISIALISASI
Inisialisasi aturan iptables digunakan untuk membuat kebijakan umum terhadap rantai iptables yang akan di terapkan pada firewall. Kebijakan ini akan di terapkan jika tidak ada aturan yang sesuai. Kebijakan umum yang diterapkan dalam suatu firewall umumnya adalah sebagai berikut:
  • Kebijakan untuk membuang semua paket yang menuju, melintas dan keluar dari firewall. Kebijakan ini akan di terapkan pada paket apabila tidak ada satupun aturan yang sesuai dengan paket tersebut. Kebijakan ini di terapkan dengan memberikan status DROP untuk semua rantai pada tabel filter.
# iptables –p input DROP
# iptables –p forward DROP
# iptables –p output DROP
  • Kebijakan untuk menerima semua paket yang menuju dan meninggalkan perangkat loopback. Kebijakan ini di terapkan dengan memberikan status ACCEPT pada semua paket yang masuk dan keluar perangkat loopback.
# iptables – A INPUT – i lo – j ACCEPT
# iptables – A OUTPUT– o lo – j ACCEPT
  • Kebijakan menerima semua paket sebelum mengalami routing. Kebijakan ini diterapkan dengan memberikan status ACCEPT untuk rantai POSTROUTING dan PREROUTING pada tabel NAT.
 # iptables – t nat – p POSTROUTING – j ACCEPT
# iptables – t nat – p PREROUTING – j ACCEPT

Tentu saja kebijakan umum yang di terapkan untuk suatu sistem sangat tergantung pada pengelolaan jaringan. Kebijakan tersebut tidak harus seperti di atas, tapi dapat disesuaikan dengan keperluan.

Langkah Mendesain Sistem Keamanan Jaringan

Langkah Mendesain Sistem Keamanan Jaringan
Berikut ini adalah langkah-langkah yang diperlukan dalam membangun sebuah firewall:
  • Menentukan topologi jaringan yang akan digunakan. Topologi dan kofigurasi jaringan akan menentukan bagaimana firewall akan dibangun.
  • Menentukan kebijakan atau policy. Kebijakan yang perlu di atur di sini adalah penentuan aturan-aturan yang akan diberlakukan.
  • Menentukan aplikasi– aplikasi atau servis-servis apa saja yang akan berjalan. Aplikasi dan servis yang akan berjalan harus kita ketahui agar kita dapat menentukan aturan-aturan yang lebih spesifik pada firewall kita.
  • Menentukan pengguna-pengguna mana saja yang akan dikenakan oleh satu atau lebih aturan firewall.
  • Menerapkan kebijakan, aturan, dan prosedur dalam implementasi firewall.
  • Sosialisasi kebijakan, aturan, dan prosedur yang sudah diterapkan. Batasi sosialisasi hanya kepada personil teknis yang diperlukan saja.
Dengan melakukan sosialisasi kepada pengguna-pengguna yang di kenai aturan-aturan firewall kita, di harapkan tidak terjadi kesalah-pahaman terhadap peraturan-peraturan yang diberlakukan.
Berikut ini diberikan contoh penerapan iptables pada firewall. Konfigurasi network yang digunakan untuk contoh diilustrasikan pada gambar berikut ini.
Langkah Mendesain Sistem Keamanan Jaringan

Pada gambar di atas terdapat suatu firewall yang mempunyai dua antar muka. Firewall berhubungan dengan jaringan internet melalui antar muka eth0 dan berhubungan dengan jaringan privat melalui antar muka eth1. Kadang-kadang firewall berhubungan dengan jaringan internet menggunakan modem, dalam hal ini antarmuka eth0 dapat diganti dengan ppp0.

Kemampuan pertama yang harus di miliki firewall adalah melakukan forward IP Address dari antarmuka eth0 menuju antarmuka eth1 dan sebaliknya dari antarmuka eth1 menuju antarmuka eth0. Caranya adalah dengan memberi nilai 1 pada parameter ip_forward dengan perintah
# echo ”1” >/proc/sys/net/ipv4/ip_forward

Dalam beberapa variant Linux dilakukan dengan memberi baris konfigurasi pada file /etc/sysconfig/network.
FORWARD_IPV4=yes

Cari Blog Ini