Latest Updates
Showing posts with label administrasi server. Show all posts
Showing posts with label administrasi server. Show all posts

Pengertian dan Konfigurasi WPA-PSK dan WEP serta TKIP-AES seri A

Pengertian dan Konfigurasi  WPA-PSK dan WEP serta TKIP-AES seri A
a) WPA-PSK
WPA-PSK (Wi-Fi Protected Access – Pre Shared Key) adalah pengamanan jaringan nirkabel dengan menggunakan metoda WPA-PSK jika tidak ada authentikasi server yang digunakan. Dengan demikian access point dapat dijalankan dengan mode WPA tanpa menggunakan bantuan komputer lain sebagai server. Cara mengkonfigurasikannya juga cukup sederhana. Perlu diketahui bahwa tidak semua access point akan mempunyai fasilitas yang sama dan tidak semua access point menggunakan cara yang sama dalam mendapatkan Shared-Key yang akan dibagikan ke client.

Pada access point Dlink DWL-2000AP, pemberian Shared-Key dilakukan secara manual tanpa mengetahui algoritma apa yang digunakan. Keadaan ini berbanding terbalik dengan akses point Linksys WRT54G, dimana administrator dapat memilih dari dua algoritma WPA yang disediakan, yang terdiri dari algoritma TKIP atau algoritma AES.

Setelah Shared-Key didapat, maka client yang akan bergabung dengan access point cukup memasukkan angka/kode yang diijinkan dan dikenal oleh access point. Prinsip kerja yang digunakan WPA-PSK sangat mirip dengan pengamanan jaringan nirkabel dengan menggunakan metoda Shared-Key.

Cara konfigurasi WPA-PSK:
  • Hubungkan PC Anda (Laptop) ke Pelabuhan 1,2,3,4 salah satu dari mereka) menggunakan Jaringan kabel (Router).
  • Jalankan IE anda (Internet explorer) dan kunci di 192.168.0.1 pada kolom alamat dan tekan enter.
  • Masukkan Username: admin dan tanpa password (jika default) klik OK
  • Pada halaman konfigurasi-Link D, klik Setup Wireless Setup> Manual Setup Wireless Connection>.
  • Klik pada > Modus Keamanan pilih Aktifkan WPA / WPA2 keamanan nirkabel.

Jaringan Kunci: Kunci jaringan adalah password yang WPA-PSK / WPA2-PSK akan menggunakan untuk tujuan otentikasi. Baik kartu router dan nirkabel harus dikonfigurasi dengan Network Key sama. Minimum adalah 8 karakter, karakter maksimum adalah 63.
  • Langkah 6 Setelah Mengatur Network Key , klik Simpan Pengaturan .
  • Langkah 7 Silahkan tunggu sebentar sementara router adalah menyimpan pengaturan.
  • Pengaturan keaman bagian Router dari WPA-PSK / WPA2-PSK telah selesai.
b) WEP (Wired Equivalent Privacy)
WEP (Wired Equivalent Privacy) atau biasa disebut Shared Key adalah suatu metoda pengamanan jaringan nirkabel, disebut juga dengan Shared Key Authentication. Shared Key Authentication adalah metoda otentikasi yang membutuhkan penggunaan WEP. Enkripsi WEP menggunakan kunci yang dimasukkan (oleh administrator) ke client maupun access point. Kunci ini harus cocok dari yang diberikan akses point ke client, dengan yang dimasukkan client untuk autentikasi menuju access point.
Kelebihan WEP
  • Saat user hendak mengkoneksikan laptopnya, user tidak melakukan perubahan setting apapun, semua serba otomatis, dan saat pertama kali hendak browsing, user akan diminta untuk memasukkan Username dan password. Hampir semua komponen wireless sudah mendukung protokol ini.
Kelemahan WEP
  • Masalah kunci yang lemah, algoritma RC4 yang digunakan dapat dipecahkan.
  • WEP menggunakan kunci yang bersifat statis
Cara konfigurasi WEP:
  • Masuk ke Access point, kemudian ketikkan IP Addressnya pada web browser.
  • Masukkan Username dan password
  • Pilih Wireless→security
  • Ubah Encription menjadi WEP→klik SET WEP KEY
  • Setelah itu akan muncul tampilan seperti dibawah.
  • Perhatikan KEY LENGTH
- Jika  64 bit : 10 karakter
- 128 bit : 26 karakter
- maka, semakin banyak bit, jumlah karakter yg diberikan semakin panjang
  • Masukkan Encription Key 1 dan klik Apply changes

c) TKIP-AES seri ATKIP dan AES TKIP adalah suite algoritma yang bekerja sebagai "wrapper" untuk WEP, yang memungkinkan pengguna peralatan WLAN warisan untuk upgrade ke TKIP tanpa mengganti perangkat keras. TKIP menggunakan pemrograman WEP asli tapi "membungkus" kode tambahan pada awal dan akhir untuk merangkum dan memodifikasinya. Seperti WEP, TKIP menggunakan algoritma enkripsi RC4 streaming sebagai basisnya. Protokol baru, bagaimanapun, mengenkripsi setiap paket data dengan kunci enkripsi yang unik, dan tombol yang jauh lebih kuat dibandingkan pendahulunya. Untuk meningkatkan kekuatan kunci, TKIP mencakup empat algoritma tambahan: Sebuah integritas pesan kriptografi memeriksa untuk melindungi paket Mekanisme sequencing inisialisasi-vektor yang mencakup hashing, karena bertentangan dengan transmisi teks biasa WEP A fungsi tombol-pencampur per-paket untuk meningkatkan kekuatan kriptografi A re Mekanisme-keying untuk memberikan pembangkitan kunci setiap 10.000 paket. Sementara TKIP berguna untuk meningkatkan keamanan pada perangkat awalnya dilengkapi dengan WEP, itu tidak mengatasi semua masalah keamanan yang dihadapi WLAN dan mungkin tidak dapat diandalkan atau cukup efisien untuk perusahaan sensitif dan transmisi data pemerintah. 802.11i menentukan standar Advanced Encryption Standard (AES) selain TKIP. AES menawarkan tingkat keamanan yang lebih tinggi dan telah disetujui untuk digunakan pemerintah, tetapi membutuhkan upgrade hardware untuk implementasi. Sebagai organisasi mengganti peralatan nirkabel yang lebih tua, AES diharapkan menjadi standar enkripsi diterima untuk keamanan WLAN.

Blok Situs Dengan Layer7 di Mikrotik

Blok Situs Dengan Layer7 di Mikrotik

Protokol Layer7 adalah metode untuk mencari pola dalam ICMP/TCP/UDP stream, atau istilah lainnya regexp pattern.

Cara kerja L7 adalah mencocokkan (mathcer) 10 paket koneksi pertama atau 2KB koneksi pertama dan mencari pola/pattern data yang sesuai dengan yang tersedia. Jika pola ini tidak ditemukan dalam data yang tersedia, matcher tidak memeriksa lebih lanjut. Dan akan dianggap unknown connections. Anda harus mempertimbangkan bahwa banyak koneksi secara signifikan akan meningkatkan penggunaan memori pada RB maupun PC Router anda. Untuk menghindari hal tersebut, maka tambahkan regular firewall matchers (pattern) untuk mengurangi jumlah data yang dikirimkan ke layer-7 filter.

Layer 7 matcher harus melihat kedua arah lalu lintas (masuk dan keluar). Untuk memenuhi persyaratan ini rule L7 harus diatur dalam chain Forward. Jika rule pada chain input/prerouting, maka aturan yang sama juga harus diatur dalam chain output/postrouting, jika tidak, maka data mungkin dianggap tidak lengkap sehingga pola/pattern dianggap tidak benar/cocok.

Berikut cara block situs dengan layer7 di mikrotik:

1. Pastikan Mikrotik yang anda gunakan adalah Versi 3.x , karena di versi 2.9.x fitur ini tidak saya temukan, aktifkan winbox dan buka router Mikrotik yang akan digunakan.
 

2.    Buat daftar pada Layer 7 Protocol dengan cara: klik IP->Firewall lalu pilih tab “Layer 7 Protocols” Lalu masukkan daftar URL diatas satu persatu di “Layer 7 Protocols” dengan cara: Klik tanda + dan isi kotak Name dan Regexp lalu OK
 

3.    Klik tab “Mangle” lalu klik tanda + lalu pilih Chain “Prerouting” untuk jaringan yang menggunakan Masquerade/NAT atau pilih Chain “Forward” untuk jarigan yang tidak menggunakan Masquerade/NAT
 

Kemudian klik tab “Advanced” dan pilih Layer 7 Protocol yang telah dibuat sebelumnya dengan mengklik drop-down atau segitiga hitam disamping kanan baris Layer 7 Protocol.
 

Kemudian klik tab “Action” dan pilih Action = mark connection, dan isi New Connection Mark = ilegal-url-connection dengan Passthrough terceklist (biasa pasti sudah terceklist) lalu klik OK.

Lakukan langkah ketiga ini utk setiap baris yang ada di Layer 7 Protocols

4.    Masih di tab Mangle klik tanda + lalu pilih Chain ”Prerouting” untuk jaringan Masquerade atau pilih ”Forward”: untuk jaringan non Masqureade, dan pilih Connection Mark dengan ”ilegal-url-connection” dengan mengklik drop-down atau segitiga hitam di samping kanan field/baris Connection Mark. Kemudian pilih tab Action dan pilih Action = mark packet dan isi New Packet Mark dengan “ilegal-url-packet” dengan Passthroug ter-ceklist. Dan klik OK.

5.    Pilih tab “Filter Rules” , jika mikrotik sebagai hotspot gateway pilih Filter Rules = hs-input , jika hanya sebagai router biasa pilih Filter Rules = Forwrad yang berada di kanan atas. Kemudian klik tanda + untuk membuat aturan baru. Pada field/baris Packet Mark pilih “ilegal-url-packet” kemudian klik tab Action Pilih Action = jump , dengan jump target = “ilegal-url” kemudian klik OK. Pastikan rule yang baru dibuat berada paling atas dari rule-rule yang ada. Caranya dengan men-drag baris rule yang baru dibuat ke baris paling atas dari rule-rule yang lainnya.

6.    Masih di Filter Rules klik lagi tanda + untuk membuat chain ilegal-url. Isi kotak Chain dengan “ilegal-url” kemudia klik tab Action. Pilih Action dengan “log” dan isi Log Prefix dengan “ILEGAL-URL” lalu OK, dengan action log maka kita dapat melihat di log mikrotik jika ada user yang mencoba mengakses URL tersebut dengan tanda “ILEGAL-URL”. Ulangi lagi langkah keenam diatas dengan mengklik tanda + tetapi pada tab Action diisi dengan “drop” untuk mendrop semua packet yang menuju ke URL yang didefinsikan sebagai “ilegal-url” lalu klik OK. Kemudian klik comment dan isi seperti gambar dibawah ini (ini berfungsi untuk pengaturan waktu di scheduler)


Pengaturan waktu (cron job)
Disini untuk mengatur waktu block atau allow user untuk mengakses situs facebook, pada tulisan sebelumnya dijelaskan waktu untuk mengakses facebook dari pukul 08.00-15.00 Wib, berikut langkah-langkahnya :
Tahap pertama : membuat script untuk mengallow dan memblock
* Script untuk allow
Untuk mengakses script : klik System>Script

Script ini berjalan dengan mendisable filter rules yang memiliki comment facebook, berikut contohnya :
 

Tahap kedua : mengatur waktu pemblokan dan allow.
Untuk mengakses Scheduler : klik System>Scheduler *Script untuk allow
 


*Script untuk memblock
 

Kemudian klik ok. Untuk melihat ip facebook yg berhasil di block anda bisa melihat di IP>FIREWALL>ADDRESS LIST, seperti gambar dibawah ini :

Cari Blog Ini