Latest Updates
Showing posts with label Teknik Budidaya Tanaman. Show all posts
Showing posts with label Teknik Budidaya Tanaman. Show all posts

Khasiat Buah Bengkoang

Khasiat Buah Bengkoang
  • Mengobati demam
Karena sifat dinginnya yangbermanfaat bagi orang yang sedang mengalami demam. Caranya, konsumsi bengkoang pagi dan sore.
  • Mengatasi eksim
Caranya sangat mudah, yaitu konsumsi bengkoang empat kali seminggu secara rutin.
  • Menurunkan kadar kolesterol darah
Caranya  yaitu,  jus bengkoang diminum secara rutin.
  • Mengatasi penyakit kulit
Konsumsi bengkoang secara rutin dan teratur untuk mendapatkan hasil yang maksimal dan menyembuhkan.
  • Mencerahkah kulit
Sejak lama, bengkoang dipercaya dapat memutihkan atau mencerahkan kulit (bisa sebagai masker khususnya).
  •  Menghilangkan flek flek hitam
 Bengkoang selain memutihkan wajah, ternyata juga dapat menghilangkan flek flek hitam yang ada di wajah.
  • Mengencangkan kulit
Bengkoang sangat banyak manfaatnya bagi kecantikan kulit kita. Selain memutihkan, mencerahkan, menghilangkan flek flek hitam, ternyata bengkoang juga dapat mengencangkan kulit kita.
 

Kandungan Pada Buah Bengkoang

Kandungan Pada Buah Bengkoang
  • Rendah Kalori
Bengkuang sangat rendah kalori, yaitu hanya mengandung  35 kalori per 100 g. Namun, memiliki profil phytonutrisi berkualitas tinggi yaitu serat  dan anti-oksidan, sedikit mineral, dan vitamin.
  • Kaya serat
Bengkuang menyediakan 4,9 mg, atau 13% serat. Inulin adalah karbohidrat nol kalori,  rasanya manis dan tidak dimetabolisme dalam tubuh manusia.
  • Kaya vitamin C
Vitamin C yang dimiliki yaitu sekitar 20,2 mg atau 34% RDA vitamin C per 100 g.
  • Nutrisi penting
Kelompok B-kompleks seperti folat, riboflavin, piridoksin, asam pantotenat, dan thiamin, walau tak begitu banyak.

Apakah Sitokinin itu?

Apakah Sitokinin itu?
Apakah Sitokinin itu? - Sitokinin adalah sekelompok hormon tumbuhan dan zat pengatur tumbuh yang mendorong terjadinya pembelahan sel (sitokinesis) di jaringan meristematik. Sitokinin seperti halnya auksin maka sitokinin juga memberikan efek yang bermacam-macam terhadap tanaman.

Kinin atau sitokinin berfungsi untuk:
  1. mempercepat pembelahan sel
  2. membantu pertumbuhan tunas dan akar
  3. Sitokinin dapat menghambat proses proses penuaan (senescence).
  4. Sitokinin berperan sebagai pengatur pertumbuhan dan diferensiasi sel
  5. sitokinin mempengaruhi dominansi pucuk, pertumbuhan kuncup tepi, dan penuaan (senescense) daun.
Peran sitokinin pertama kali ditemukan oleh Folke Skoog dalam percobaannya yang memakai santan pada tahun 1940-an sewaktu ia bekerja di Universitas Wisconsin, Madison.

Salah satu macam sitokinin adalah kinetin yang terdapat dalam air kelapa muda dan dalam ragi.

Lingkungan biotik yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman di antaranya adalah organisme pengganggu tanaman dan allelopati (zat kimia yang dihasilkan tumbuhan dan mengganggu tumbuhan lainnya).

Terdapat dua tipe sitokinin: tipe adenin dan tipe fenilurea. Tipe adenin diwakili oleh kinetin, zeatin, dan BA. Tipe fenilurea, misalnya adalah difenilurea dan tidiazuron (TDZ), tidak dibentuk oleh tumbuhan. Hampir semua sitokinin tipe adenin dibentuk di bagian perakaran. Jaringan kambium dan bagian-bagian yang sel-selnya masih aktif membelah juga membentuk sitokinin.

Sitokinin dapat bekerja lokal ataupun jarak jauh. Biasanya, sitokinin ditransportasi lewat pembuluh kayu. Dalam menjalankan fungsi fisiologinya, sitokinin kerap kali bekerja bersama-sama dengan auksin.

Apakah Perbedaan Hormon Giberelin dan Auksin sebagai Zat Tumbuh Tanaman!

Apakah Perbedaan Hormon Giberelin dan Auksin sebagai Zat Tumbuh Tanaman!
Apakah Perbedaan Hormon Giberelin dan Auksin sebagai Zat Tumbuh Tanaman! - Giberelin atau yang disebut juga sebagai asam giberelat adalah semua anggota kelompok hormon tumbuhan yang memiliki fungsi yang serupa atau terkait dengan bioassay GA1. GA hadir pada hampir sepanjang hidup tumbuhan dan diketahui mengatur perkecambahan, pemanjangan batang, pemicuan pembungaan, perkembangan kepala sari (anther), perkembangan biji dan pertumbuhan perikarp. Selain itu, fitohormon ini juga berperan dalam tanggapan terhadap rangsang melalui regulasi fisiologis yang terkait dengan mekanisme biosintesisnya.

Giberelin ditemukan pada Giberella fujikuroi, yaitu jenis jamur parasit pada tanaman padi. Hormon ini ditemukan pertama sekali di Jepang.

Berikut ini perbedaan Giberelin dengan auksin:
  1. Hormon auksin hanya merangsang pembesaran sel, sedangkan hormon giberelin merangsang pembelahan sel. Terutama untuk merangsang pertumbuhan primer.
  2. Hormon giberelin mempengaruhi perkecambahan dan mengakhiri masa dorman biji, sedangkan hormon auksin tidak
  3. Giberelin dapat bergerak ke dua arah sedangkan auksin hanya ke satu arah. 
Giberelin berfungsi untuk menggiatkan pembelahan sel, mempengaruhi pertumbuhan tunas, dan mempengaruhi pertumbuhan akar.

Giberelin pada tumbuhan dapat ditemukan dalam dua fase utama yaitu giberelin aktif (GA bioaktif) dan giberelin nonaktif. Giberelin yang aktif secara biologis (GA bioaktif) mengontrol beragam aspek pertumbuhan dan perkembangan tanaman, termasuk perkecambahan biji, batang perpanjangan, perluasan daun, dan bunga dan pengembangan benih. Hingga tahun 2008 terdapat lebih daripada seratus GA telah diidentifikasi dari tanaman dan hanya sejumlah kecil darinya, seperti GA1 dan GA4, diperkirakan berfungsi sebagai hormon bioaktif.

Giberelin pertama kali dikenali pada tahun 1926 oleh seorang ilmuwan Jepang, Eiichi Kurosawa, yang meneliti tentang penyakit padi yang disebut "bakanae". Hormon ini pertama kali diisolasi pada tahun 1935 oleh Teijiro Yabuta, dari strain cendawan Gibberella fujikuroi. Isolat ini lalu dinamai gibberellin.

Apa Hormon Auksin itu dan Apa Fungsinya pada Tanaman?

Apa Hormon Auksin itu dan Apa Fungsinya pada Tanaman?
Apa Hormon Auksin itu dan Apa Fungsinya pada Tanaman? - Hormon Auksin adalah merupakan zat tumbuh yang pertama ditemukan. Pengaruh auksin terutama pada perpanjangan atau pembesaran sel. Sifat dasar auksin yang mempengaruhi perpanjangan sel ini sering digunakan sebagai pengukur kecepatan pertumbuhan tanaman.

Beberapa respons pertumbuhan dapat ditunjukkan dan dikendalikan oleh auksin. Fototropisme yang merupakan peristiwa pembengkokan ke arah cahaya dari kecambah yang sedang tumbuh, dapat didasarkan oleh penyebaran auksin pada bagaian tersebut yang tidak merata.

Bila ujung batang tanaman Avena sativa dipotong, maka pertumbuhan kaleoptil terhambat, akan tetapi bila ujung batang ini ditempelkan kembali pertumbuhan akan terjadi lagi.

Apabila potongan ujung batang Avena sativa tadi ditaruhkan pada sepotong agar kemudian pada bagian bawahnya diletakkan potongan lainnya maka pertumbuhan kaleoptil akan terjadi juga.

Auksin dibuat di ujung batang dan merangsang pertumbuhan kaleoptil. Auksin merupakan istilah umum dari IAA yang mempengaruhi pertumbuhan batang ke atas dan ke bawah, hormon ini dapat merangsang ataupun menghambat pertumbuhan tanaman tergantung pada konsentrasinya.

Selain itu, konsentrasi auksin yang sama dapat memberikan efek berlainan pada pertumbuhan batang. pucuk, dan akar. Seperti fototropisme (pertumbuhan ke arah cahaya), geotropisme (pertumbuhan ke arah bumi). Auksin dibentuk dalam ujung kaleoptil bergerak ke bawah (basipetal).

Auksin berfungsi untuk: merangsang perpanjangan sel merangsang pembentukan bunga dan buah memperpanjang titik tumbuh.

Senyawa auksin bila terkena matahari akan berubah menjadi senyawa yang justru akan menghambat pertumbuhan. Hal inilah yang menyebabkan batang membelok ke arah datangnya sinar bila diletakkan mendatar, karena bagian yang tidak terkena sinar pertumbuhannya lebih cepat dari bagian yang terkena sinar sinar.

Jelaskan 3 Hal Pokok dalam Teknik Budidaya Tanaman!

Jelaskan 3 Hal Pokok dalam Teknik Budidaya Tanaman!
Jelaskan 3 Hal Pokok dalam Teknik Budidaya Tanaman! - Suatu kegiatan dimasukkan ke dalam tindak budidaya dikatakan apabila telah melakukan 3 hal pokok yaitu:
  1. Melakukan pengolahan tanah.
  2. Pemeliharaan untuk mencapai produksi maksimum.
  3. Tidak berpindah-pindah.
Pada umumnya kegiatan budidaya tanaman terkait dengan tingkat pengetahuan manusia pada masa itu. Relevansi dari peradaban tersebut terwujud pada kesadaran untuk melaksanakan tindak budidaya. Tindak awal dari dimulainya teknik budidaya dimulai dengan menetapnya seorang peladang menempati suatu areal pertanaman tertentu.

Teknik budidaya yang sudah maju ditandai dengan adanya:
  1. Lapang produksi
  2. Pengelolaan yang berencana
  3. Memiliki minat untuk mencapai produksi maksimum dengan menerapkan berbagai ilmu dan teknologi.
Tingkatan teknik budidaya tanaman berjenjang dari yang paling sederhana sampai yang maju/canggih. Nilai kegiatan budidaya tersebut tergantung pada tingkat ketiga dari teknik budidaya.

Tingkatan tindak budidaya tanaman dicerminkan juga oleh tingkatan pengelolaan lapang produksi. Pengelolaan yang paling sederhana sampai pengelolaan yang paling maju, yaitu teknik budidaya yang telah melakukan pengelolaan terhadap unsur iklim, air, tanah dan udara. Pada kelompok ini pelaku budidaya telah dapat mengestimasi produksi maksimumnya dan panen yang tepat waktu.

Sebagaimana diketahui ketepatan saat panen sangat menentukan nilau jual suatu produk. Intensifikasi dalam pengelolaan lapang produksi diikui juga oleh meningkatnya sarana agronomi baik bahan atau jasa.

Jelaskan Sejarah Perkembangan Budidaya Tanaman!

Jelaskan Sejarah Perkembangan Budidaya Tanaman!
Jelaskan Sejarah Perkembangan Budidaya Tanaman! - Budidaya tanaman adalah merupakan salah satu kegiatan yang paling awal dikenal peradaban manusia dan mengubah total bentuk kebudayaan. Para ahli prasejarah umumnya bersepakat bahwa pertanian pertama kali berkembang sekitar 12.000 tahun yang lalu dari kebudayaan di daerah “bulan sabit yang subur” di Timur Tengah, yang meliputi daerah lembah Sungai Tigris dan Eufrat terus memanjang ke barat hingga daerah Suriah dan Yordania sekarang.

Bukti-bukti yang pertama kali dijumpai menunjukkan adanya budidaya tanaman biji-bijian (serealia, terutama gandum, kurma dan polong-polongan pada daerah tersebut. Pada saat itu, 2000 tahun setelah berakhirnya Zaman Es terakhir di era Pleistosen, di dearah ini banyak dijumpai hutan dan padang yang sangat cocok bagi mulainya pertanian.

Budidaya tanaman telah dikenal oleh masyarakat yang telah mencapai kebudayaan batu muda (neolitikum), perunggu dan megalitikum. Pertanian mengubah bentuk-bentuk kepercayaan, dari pemujaan terhadap dewa-dewa perburuan menjadi pemujaan terhadap dewa-dewa perlambang kesuburan dan ketersediaan pangan.

Teknik budidaya tanaman lalu meluas ke barat (Eropa dan Afrika Utara, pada saat itu Sahara belum sepenuhnya menjadi gurun) dan ke Timur (hingga Asia Timur dan Asia Tenggara). Bukti-bukti di Tiongkok menunjukkan adanya budidaya jewawut (millet) dan padi sejak 6000 tahun sebelum Masehi.

Sejarah Perkembangan Budidaya Tanaman Pertanian Dunia

Masyarakat Asia Tenggara telah mengenal budidaya padi sawah paling tidak pada saat 3000 tahun SM dan Jepang serta Korea sejak 1000 tahun SM. Sementara itu, masyarakat benua Amerika mengembangkan tanaman dan hewan budidaya yang sejak awal sama sekali berbeda.

Budidaya sayur-sayuran dan buah-buahan juga dikenal manusia telah lama. Masyarakat Mesir Kuno (4000 tahun SM) dan Yunani Kuno (3000 tahun SM) telah mengenal baik budidaya anggur dan zaitun.

Teknik budidaya tanaman pada zaman dahulu tidak dikelompokkan kedalam teknik budidaya, karena pada saat itu belum melakukan tindak budidaya tanaman, karena sifatnya masih mengumpulkan dan mencari bahan pangan.

Jelaskan Pengertian Budidaya Tanaman!

Jelaskan Pengertian Budidaya Tanaman!
Jelaskan Pengertian Budidaya Tanaman! - Istilah teknik budidaya tanaman diturunkan dari pengertian kata-kata teknik, budidaya, dan tanaman. Teknik memiliki arti pengetahuan atau kepandaian membuat sesuatu, sedangkan budidaya bermakna usaha yang memberikan hasil.

Kata tanaman merujuk pada pengertian tumbuh-tumbuhan yang diusahakan manusia, yang biasanya telah melampaui proses domestikasi.

Pengertian Budidaya Tanaman sebagai Penyedia Bahan Pangan

Teknik budidaya tanaman adalah proses menghasilkan bahan pangan serta produk-produk agroindustri dengan memanfaatkan sumberdaya tumbuhan.

Cakupan obyek budidaya tanaman meliputi tanaman pangan, hortikultura, dan perkebunan. Sebagaimana dapat dilihat, penggolongan ini dilakukan berdasarkan objek budidayanya: Budidaya tanaman, dengan obyek tumbuhan dan diusahakan pada lahan yang diolah secara intensif. Kehutanan, dengan obyek tumbuhan (biasanya pohon) dan diusahakan pada lahan yang setengah liar.

Apakah ciri penting budidaya tanaman? Budidaya tanaman memiliki dua ciri penting yaitu:
  1. Selalu melibatkan barang dalam volume besar.
  2. Proses produksinya memiliki risiko yang relatif tinggi.
Dua ciri khas ini muncul karena pertanian melibatkan makhluk hidup dalam satu atau beberapa tahapnya dan memerlukan ruang untuk kegiatan itu serta jangka waktu tertentu dalam proses produksi.

Beberapa bentuk pertanian modern (misalnya budidaya alga, hidroponika telah dapat mengurangkan ciri-ciri ini tetapi sebagian besar usaha pertanian dunia masih tetap demikian.

Cari Blog Ini