Latest Updates

Pengertian Globalisasi Menurut Para Ahli

Pengertian Globalisasi Menurut Para Ahli
Globalisasi berasal dari kata "globe" yang artinya dunia. Globalisasi artinya proses mendunia atau menuju dunia. Dalam globalisasi, orang-orang, wilayah-wilayah, dan negara-negara saling berhubungan dan saling bergantung. Secara ekonomi, globalisasi merupakan proses pengintregasian ekonomi nasional bangsa-bangsa ke dalam sebuah sistem ekonomi di dunia. Ada beberapa pengertian globalisasi, yaitu sebagai berikut:
  • Globalisasi dapat diartikan sebagai proses masuknya ke ruang lingkup dunia.
  • Globalisasi adalah sebuah perubahan sosial akibat perkembangan teknologi di bidang transportasi dan komunikasi yang memfasilitasi pertukaran budaya dan  ekonomi nasional.
  • Globalisasi adalah proses dimana berbagai peristiwa, keputusan dan kegiatan di belahan dunia yang satu dapat membawa konsekuensi penting bagi berbagai individu dan masyarakat di belahan dunia lain.
  • Globalisasi adalah proses meningkatnya aliran barang, jasa, uang dan gagasan melintasi batas-batas negara.
  • Globalisasi adalah meningkatnya saling keterkaitan diantara berbagai belahan dunia melalui terciptanya proses ekonomi, lingkungan politik dan pertukaran kebudayaan.
  • Globalisasi merupakan gerakan menuju terciptanya pasar atau kebijakan yang melintas batas nasional.
Sedangkan pengertian globalisasi menurut para ahli, antara lain:
  • Emanuel Ritcher: Globalisasi adalah jaringan kerja global secara bersamaan menyatukan masyarakat yang sebelumnya terpencar-pencar dan terisolasi ke dalam saling ketergantungan pada persatuan dunia.
  • Leonor Briones: Demokrasi bukan hanya dalam bidang perniagaan dan ekonomi namun juga mencangkup globalisasi institusi-institusi demokratis, pembangunan sosial, hak asasi manusia dan pergerakan wanita.
  • John Huckle: Globalisasi adalah suatu proses kejadian dimana kejadian, keputusan, dan kegiatan di salah satu bagian dunia menjadi suatu konsekuensi yang signifikan bagi individu dan masyarakat di daerah yang jauh.
  • Albrow: Globalisasi adalah keseluruhan proses di mana manusia di bumi ini diinkorporasi-kan (dimasukan) kedalam masyarakat dunia tunggal, masyarakat global. Karena proses ini bersifat majemuk, kita pun memandang globalisasi di dalam kemajemukannya.
  • Malcom Waters: Globalisasi adalah proses sosial yang berakibat bahwa pembatasan geografis pada keadaan sosial budaya menjadi kurang penting, yang terjelma di dalam kesadaran manusia.
  •  Thomas L. Friedman: Globalisasi memiliki dimensi ideologi dan teknologi. Dimensi ideologi yaitu kapitalisme dan pasar bebas, sedangkan dimensi teknologi adalah informasi yang telah menyatukan dunia.
  • Princenton N. Lyman: Globalisasi adalah pertumbuhan yang sangat cepat atas saling ketergantungan dan hubungan antara negara-negara didunia dalam hal perdagangan dan keuangan.

Daftar Nama Provinsi Pemekaran Indonesia

Daftar Nama Provinsi Pemekaran Indonesia
Indonesia adalah negara kepulauan yang terdiri atas ribuan pulau. Jumlah pulau di Indonesia adalah 17.506. Pulau-pulau tersebut menyebar di sekitar khatulistiwa. Pulau-pulau besar yang ada di Indonesia antara lain Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, dan Irian. Secara administrasi wilayah Indonesia terdiri atas pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Pemerintah daerah terdiri atas pemerintah provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan kelurahan/desa. Jumlah provinsi di Indonesia
pada saat ini adalah 33 provinsi.

Provinsi yang ada di Indonesia mengalami perkembangan dari tahun ke tahun. Pada saat Indonesia memproklamasikan kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945 jumlah provinsi di Indonesia ada delapan. Provinsi yang ada pada saat itu adalah Provinsi Sumatra, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa  Timur, Borneo (Kalimantan), Sulawesi, Sunda Kecil (Nusa Tenggara), dan Maluku. Pada tahun  1945–1949 Indonesia mengalami perkembangan wilayah.

Hal ini disebabkan masuknya kembali Belanda untuk menguasai Indonesia. Berdasarkan hasil  Konferensi Meja Bundar di Den Haag, Belanda tahun 1949, Belanda mengakui Indonesia dalam  bentuk serikat. Pada saat itu Indonesia terdiri atas lima belas negara bagian. Republik Indonesia  adalah bagian dari Republik Indonesia Serikat. Pada tahun 1950 kita kembali menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pada kurun waktu 1950–1966 di Indonesia telah terjadi pemekaran beberapa provinsi sebagai berikut:
  1. Pada tahun 1950 Provinsi Sumatra dipecah menjadi Provinsi Sumatra Utara, Sumatra Tengah, dan Sumatra Selatan. Pada tahun ini Yogyakarta mendapatkan status daerah istimewa.
  2. Pada tahun 1956 Provinsi Kalimantan dipecah menjadi Provinsi Kalimantan Barat, Kalimantan  Selatan, dan Kalimantan Timur.
  3. Pada tahun 1957 Provinsi Sumatra Tengah dipecah menjadi Provinsi Jambi, Riau, dan Sumatra Barat. Pada tahun ini Jakarta mendapatkan status sebagai daerah khusus ibu kota. Selain itu, Aceh menjadi provinsi tersendiri lepas dari Sumatra Utara.
  4. Pada tahun 1959 Provinsi Sunda kecil dipecah menjadi Provinsi Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur. Pada tahun ini juga dibentuk Provinsi Kalimantan Tengah dari Kalimantan Selatan.
  5. Pada tahun 1960 Provinsi Sulawesi dipecah menjadi Provinsi Sulawesi Utara dan Selatan.
  6. Pada tahun 1963 PBB menyerahkan Irian Barat ke Indonesia.
  7. Pada tahun 1964 dibentuk Provinsi Lampung dari pemekaran Provinsi Sumatra Selatan. Selain itu, dibentuk pula Provinsi Sulawesi Tengah (pemekaran dari Sulawesi Utara) dan Provinsi Sulawesi Tenggara (pemekaran dari Provinsi Sulawesi Selatan).
Jumlah provinsi di Indonesia bertambah ketika Irian Barat resmi kembali menjadi bagian dari NKRI  pada tanggal 19 November 1969 dan menjadi provinsi ke-26. Irian Barat kemudian namanya berubah menjadi Irian Jaya. Selanjutnya, Timor Timur berintegrasi atau bergabung dengan Negara Kesatuan  Republik Indonesia (NKRI) pada tanggal 17 Juli 1976. Timor Timur menjadi provinsi ke-27. Pada tanggal 19 Oktober 1999 Timor Timur melepaskan diri dari NKRI. Timor Timur menjadi negara baru, yaitu Timor Leste. Selanjutnya di Indonesia terbentuk beberapa provinsi baru. Provinsi baru yang terbentuk sejak tahun 1999 di Indonesia sebagai berikut.

Pengertian dan Definisi Relief Dasar Laut

Pengertian dan Definisi Relief Dasar Laut
Sekarang giliran tugas rumah mata pelajaran IPA, tentang Pengertian dan Definisi Relief Dasar Laut. Memang materi ini dirasa sangatlah abstrak bagi kami, karena tidak dapat melihat langsung, namun dengan bantuan video hal tersebut menjadi sedikit lebih jelas dan dapat dimengerti.

Berikut ini Pengertian dan Definisi Relief Dasar Laut:

Relief dasar laut adalah perbedaan tingi  dan rendah nya bentuk muka bumi di dasar laut. Dasar laut adalah permukaan bumi yang ada di dalam laut. Seperti relief daratan, relief dasar laut juga mempunyai kontur yang tidak berbeda dengan yang ada pada relief daratan, yaitu:

  1. Ada dataran tingginya
  2. Ada lembahnya
  3. Ada juga pematangnya.
Hanya saja istilah yang digunakan untuk menyebut bentuk-bentuk bumi tersebut berbeda, yaitu:

  1. Misalnya celah yang dalam pada relief daratan disebut lembah
  2. Sedangkan pada relief dasar laut disebut palung
  3. Dan masih banyak yang lainnya.
Berikut ini adalah bentuk-bentuk permukaan bumi yang ada pada relief dasar laut.
Bentuk-bentuk permukaan relief dasar laut adalah sebagai berikut:

  1. Palung Laut (trog), yaitu lembah, ledokan atau celah yang sangat dalam, berada di dasar laut. Contoh : Palung Mindano di Filipina.
  2. Lubuk Laut (basin atau bekken), merupakan celah yang sangat dalam di dasar laut dan bentuknya agak bulat. Terjadi karena tenaga tektonik, sehingga dasar laut turun. Contoh: lubuk laut sulu di Sulawesi.
  3. Punggung Laut, adalah pegunungan di dasar laut yang sebagian punggungnya muncul di atas permukaan laut sehingga menyerupai deretan pulau-pulau. Contoh : punggung laut siboga, Snellius, obi, dammar, nila, dan seram.
  4. Ambang Laut (drempel), yaitu dasar laut yang mencuat memisahkan satu perairan dengan perairan yang lain. Contoh: ambang laut Sulawesi.
  5. Gunung Laut, yaitu gunung yang muncul dari dasar laut, contoh: gunung Krakatau.
  6. Shelf (paparan benua), Paparan benua (shelf), yaitu dasar laut yang melandai ke daratan dengan kedalaman rata-rata 200 m. Contohnya: paparan sahul, paparan sunda.
  7. Lereng benua, yaitu daerah yang lebih luas dari paparan dengan kedalaman antara 200 - 400 m.
  8. Laut dangkal, yaitu laut yang kedalamannya kurang dari 200 meter.
  9. Laut Dalam, yaitu laut yang kedalamannya lebih dari 200 m. Contohnya laut Banda.
  10. Pulau Koral/Pulau Karang (Terumbu), adalah dasar laut yang sebagian atau semuanya terdiri atas karang.
Demikian Pengertian dan Definisi Relief Dasar Laut, semoga bisa membantu dan bermanfaat.

Syarat Syarat suatu Modernisasi

Syarat Syarat suatu Modernisasi
Tugas rumah kali ini tentang Mata Pelajaran OPS, yaitu tentang Modernisasi, Apakah syarat-syarat suatu modernisasi?

Modernisasi pada hakikatnya mancakup bidang-bidang yang sangat komplek atau sangat banyak. Syarat-syarat suatu modernisasi adalah sebagai berikut:

  1. Cara berpikir yang ilmiah yang melembaga dalam kelas penguasa maupun masyarakat.
  2. Sistem administrasi negara yang baik, yang benar-benar mewujudkan birokrasi yang baik, jauh dari KKN, serta semangat kerja yang tinggi.
  3. Adanya sistem pengumpulan data yang baik dan teratur dan terpusat pada suatu lembaga atau badan tertentu. Misalnya BPS (Badan Pusat Statistik) yang menjadi sumber data bagi pemerintah.
  4. Penciptaan iklim yang favorable (kondusif) dalam masyarakat terhadap modernisasi dengan cara penggunaan alat-alat komunikasi massa.
  5. Kedisiplinan yang tinggi, tetapi tidak melanggar HAM warga negara.
  6. Sentralisasi wewenang dalam pelaksanaan perencanaan sosial (social planning).
Demikian Syarat-syarat suatu modernisasi, semoga bisa membantu dan bermanfaat bagi tugas kita semua, teman-teman.


Resep Kue Kacang Cara membuat

Postingan kali ini tentang tugas Tata Boga dalam membuat kue kacang. Tugas ini juga berhubungan dengan dunia usaha untuk membekali siswa untuk bisa melakukan usaha mandiri berwira usaha dan mempersiapkan siswa untuk siap terjun di masyarakat.

Berikut ini resep dan cara membuat kue kacang yang gurih dan nikmat:

Pertama
Bahan-bahan yang harus dipersiapkan untuk membuat kue kering kacang:
  1. 1 kg tepung terigu berkualitas
  2. 500 gram gula halus (boleh ditambah tergantung selera)
  3. 500 gram kacang tanah yang telah disangrai dan dihaluskan setengah halus
  4. 500 gram minyak goreng
  5. 1 sendok teh vanili bubuk
  6. kuning telur untuk olesan secukupnya
  7. Mentega untuk mengolesi loyang secukupnya
Resep Kue Kacang Cara membuat

Kedua
Cara Membuat kue kacang yang gurih dan nikmat:

  1. Ayak gula halus dan terigu
  2. Masukkan vanili, kacang tumbuk, dan minyak goreng, aduk hingga rata.
  3. Gilas adonan setebal kira-kira 5 mm
  4. Cetak sesuai selera, bisa berupa bulan sabit, bintang, hati atau yang lain.
  5. Olesi loyang dengan mentega sampai semua permukaan terolesi
  6. Letakkan adonan yang telah dicetak ke loyang yang diolesi mentega
  7. Olesi bagian atas dengan kuning telur
  8. Panggang hingga matang dengan suhu 150 derajat celcius
  9. Panggang selama kira-kira 15-20 menit.
  10. Angkat kue yang sudah matang
  11. Hidangkan dengan cara tempatkan di toples cantik
  12. Kue kacang gurih dan lezat siap dinikmati

Lirik lagu Islami Ahmad Ya Habibi

Lirik lagu Islami Ahmad Ya Habibi
LIRIK LAGU AHMAD YA HABIBI
oleh: Ahmad Hussain


Ahmad ya habibi ya habibi
Salam un alayk
Ya Awnal Gharibi Gharib
Salam un alayk
Ahmad ya habibi ya habibi
Salam un alayk

Ya Awnal Gharibi Gharibi
Salam un alayk
Ahmad ya habibi ya habibi
Salam un alayk
Ya Awnal Gharibi Gharibi
Salam un alayk
Ya Awn al Gharibi Gharibi

Ahmad ya habibi ya habibi
Ya Awn al Gharibi Gharibi
Ahmad ya habibi ya habibi
Salam un alayk Salam un alayk

Jita bil Qur'ani Salam un alayk
Ya habib Allah Jita bil thowhidi
Salam un alayk Ya RasoolAllah

Am nun wa salam un salam un
Salam un alayk Ami nin ir rehmani
Salam un alayk Ya habib Allah
Ya Awnal Gharibi Gharibi

Ahmad ya habibi ya habibi
Ya Awnal Gharibi Gharibi
Ahmad ya habibi ya habibi
Salam un alayk Salam un alayk

Ahmad ya habibi ya habibi
Salam un alayk
Ya Awnal Gharibi Gharib
Salam un alayk

Ya Awnal Gharibi Gharibi
Ahmad ya habibi ya habibi
Ya Awnal Gharibi Gharibi
Ahmad ya habibi ya habibi

Salam un alayk Salam un alayk
Ahmad ya habibi ya habibi
Salam un alayk
Ya Awnal Gharibi Gharib
Salam un alayk

Ahmad ya habibi ya habibi
Salam un alayk

Contoh Kata Pengantar Bahasa Jawa

Contoh Kata Pengantar Bahasa Jawa
Tugas mata pelajaran Bahasa Jawa berupa membuat kata pengatar Bahasa Jawa

Berikut  ini contohnya:

Muji syukur wonten ngarsanipun Gusti Allah SWT, kulo saged ngrampungaken tugas punika, khanti mboten wonten pambeng satunggal punapa.

Matur suwun sanget dhumateng Bapak/Ibu Pembimbing ingkang sampun membimbing kulo anggenipun damel kliping punika.

Kliping punika kangge syarat nderek Ujian Praktik Bahasa Jawa wonten ing SMP INDONESIA. Ing pangajab, mugio kliping punika wonten paedahipun dhumateng kitho sedoyo.

Kliping punika taksih kirang sempurna amargi wekdal ingkang kesesa ugi kirang pangertosanipun kulo. Pramila kulo nyuwun pangapunten. Kulo sueun kritik lan saran saking pemaos, wasono matur nuwun.

Penyusun


Contoh kata pengantar bahasa jawa lainnya

Muji syukur Alhamdulillah.
Datenga Dzat ingkang Moho Murah
Ingkang paring taufiq lan hidayah
Sahingga kanthi semangat lan bergairah
Kawulo saget ngrampungaken buku Bahasa Jawa punika

Menawi susunan puniko salah
Kulo nyuwun kanthi ridhoning manah
Dipun leresaken supados genah

Lan mugiyo buku puniko saget manfaat lan mashlahah
ugi saget barokah
Tumrap poro ummah
Fiddunya wal Akhiroh.

Amiin

Demikian Contoh Kata Pengantar Bahasa Jawa semoga bermanfaat dan bisa membantu

Cari Blog Ini