Latest Updates

Kandungan Surat Al Isra ayat 23, 24, dan 25

Kandungan Surat Al Isra ayat 23, 24, dan 25
 
Pada surat ini yang termasuk karakter pendidikan dalam islam adalah berbuat baik dan berbakti kepada kedua orang tua. Akhlak anak terhadap orang tua dalam kandungan Q.S Al Isra ayat 23 dan 24 terdiri dari lima macam yaitu larangan mengatakan perkataan uffin, larangan membentak dengan kata-kata kasar, berkata dengan perkataan yang mulia, bersikap tawadhu, dan mendoakan orang tuanya baik masih hidup maupun sudah meninggal.

Era modernisasi saat ini telah merubah banyak hal dari tatanan hidup manusi. orang lebih cenderung mengikuti pergaulan bebas tanpa banyak memikir panjang entah itu tata krama, etika, maupun moral. Banyak sekali yang memang sudah melupakan arti dari menghormati orang tua, saat ini mulai banyak anak yang tidak tahu sopan santun saat berbicara pada orang tuanya. Padahal orang tualah yang telah membesarkan seorang anak dengan penuh kasih sayang dan tidak peduli berapa besar pengorbanan demi menyelamatkan kebahagiaan anaknya. seorang anak padahal dituntut berbuat baik kepada orang tua dengan berkata secara mulia, bertingkah laku sopan dan santun, serta memperlakukan orang tua dengan sebaik-baiknya.

Tutur kata yang baik bisa diwujudkan seiring dengan adanya kesabaran. Apabila tidak ada kesabaran dalam diri orang tuan tentunya kata-kata kasar dan hardikan akan keluar tanpa kendali. Dan perkataan kasar serta hardikan tidak disenangi anak, walaupun menurut orang tua semua itu demi kebaikan anak. Sebab yang dirasakan oleh anak bahwa kata-kata yang tidak lemah lembut merupakan bukti ketidaksenangan orang tua terhadapnya.

Bahwasannya setiap orang pernah berkata sesuatu dengan perkataan yang kurang menyenangkan di hati orang tua (baik perkataan kasar atau dengan nada keras) dengan niat baik atau memang niatan buruk.

Namun jangan khawatir, Allah Maha Mengetahui apa yang kita maksudkan dalam perkataan tersebut. Jika yang dimaksudnya adalah untuk kebaikan, maka Allah Maha Mengetahui, sekalipun hendaknya dia tetap berkata dengan perkataan yang lebih santun.

Namun jika memang perkataannya yang kasar itu dikeluarkannya juga dengan maksud yang buruk, segeralah bertaubat (karena melakukan perbuatan durhaka, cepat atau lambat dapat mencelakai pelakunya di dunia dan akhirat).

Hendaknya jangan berputus asa dikala taubat dan memohon ampun, karena Allah Maha Pengampun atas siapa saja hambaNya yang mau bertaubat.

0 Response to "Kandungan Surat Al Isra ayat 23, 24, dan 25"

Post a Comment

Terima kasih telah berkunjung ke blog tentang tugas sekolah ini, silahkan tuliskan komentar

Cari Blog Ini