Latest Updates

Instalasi DNS Server

Instalasi DNS Server
Instalasi DNS Serversistem UNIX/Linux aplikasi DNS yang paling banyak digunakan adalah BIND. Walaupun saat ini sudah sampai versi 10, yang paling banyak digunakan masih versi 9.

Bind9 (Berkeley Internet Name Domain versi 9) adalah salah satu aplikasi linux yang sangat populer sebagai DNS Server, dan hamper semua distro linux menggunakanya. sudo apt-get install bind9.

Dalam penerapannya ada beberapa hal yang perlu diketahui tentang BIND.
  • Semua konfigurasi penamaan disimpan dalam file teks
  • Ada file konfigurasi utama yang digunakan untuk
Terkait dengan penentuan nama suatu komputer merupakan satu hal yang perlu dipertimbangkan dalam jaringan, karena dengan nama yang unik diharapkan komputer tersebut mudah diingat oleh yang mengakses. 

Berikut ini merupakan hal-hal yang perlu diketahui tentang aturan pemberian nama terhadap suatu komputer (sumber daya).
  • Nama lengkap (FQDN) yang diberikan harus unik tidak boleh sama dengan yang lainnya dalam jaringan.
  • Nama juga dapat mengandung angka 0-9 selain karakter a-z.
  • Nama lengkap ini tidak boleh mengandung spasi.
  • Sebaiknya penamaan menggunakan huruf kecil semua.
  • Tidak menggunakan simbol-simbol selain karakter minus, '-'.
Contoh penamaan yang tidak benar:
  • ilmu sejarah.edu : mengandung spasi
  • menjadi-*bintang*.com : mengandung karakter *
Contoh perbaikannya:
  • ilmusejarah.edu atau ilmu-sejarah.edu
  • menjadi-bintang.com

MANAGEMEN SOFTWARE - Troubleshooting Pada SOJ

MANAGEMEN SOFTWARE - Troubleshooting Pada SOJ
Dalam dunia komputer, segala sesuatu masalah yang berhubungan dengan komputer disebut Troubleshooting dan timbulnya masalah dalam komputer tentu ada sebabnya terutama yang berhubungan dengan Software.

Perangkat lunak (software) merupakan salah satu element dari sistem komputer, suatu alat yang tidak bisa dilihat dan diraba oleh manusia secara langsung. Dalam bahasa Indonesia disebut dengan perangkat lunak. Merupakan perangkat yang tidak dapat kita lihat dan dapat kita sentuh secara fisik, seperti web browser dan software lainnya.

Peralatan ini umumnya cukup Proses POST (Power on Self Test) tidak jalan sempurna, sehingga tidak bisa masuk ke proses operating system. Pada permasalahan ini, komputer tidak mampu menghidupkan komputer sama sekali. Biasanya dikarenakan kesalahan penempatan hadware komputer atau bisa juga hardware komputer yang kita gunakan tidak sesuai dengan aspek komputer kita. Beberapa permasalahan yang sering muncul antara lain:
  • Komputer mati
  • Komputer hidup tapi blank atau tidak ada tampilan di layer dan tidak ada aktivitas.
  • Komputer tidak dapat di setting hardwarenya, setting kacau dan POST tidak jalan
Proses no 1 diatas baik tetapi boot operating system tidak sempurna sehingga kita tidak bisa sampai ke desktop. Pada kesalahan ini, yang salah bukan penempatan hardware, tapi karena komputer tidak mampu booting. Tidak dapat booting
  • Kinerja booting sampai ke windows berlangsung dengan lambat
  • Windows exsploler tidak dapat dijalankan, tidak dapat mengcopy, mengganti nama file dan lain-lain
  • Start menu tidak dapat dijalankan
  • Prosedur Shutdown tidak dapat dilaksanakan
  • Prosedur Shutdown berhenti sebelum komputer benar-benar mati
Proses 1 dan 2 sempurna hingga ke desktop, tetapi ada sebagian program berjalan tidak sempurna atau tidak bisa jalan sama sekali.
  • Program tidak ada di start menu, destop
  • Program tidak dapat dijalankan
  • Kinerja program lambat
  • Program selalu meminta CD
  • Fungsi-fungsi menu tidak dapat dijalankan
  • Tidak ditemukan file data, tidak dapat membuka file data atau ekstensi file data berubah
Cara Mengatasinya
Untuk masalah pertama dan kedua, langkah yang pertama kita lakukan adalah mengecek semua hardware komputer apakah sudah terpasang dengan baik. Kemudian jika sudah, cek lagi apakah semua hardware yang terpasang itu kompatibel atau tidak (terutama memory. Bila terpasang 1/lebih memori yang tidak kompatibel maka akan error sistem windows corupt, jadi lepaskan dulu memory yang tidak sejenis). Kalau semuanya sudah benar tapi komputer tetap tidak bisa hidup, maka cobalah instal ulang sistem operasi di komputer anda. Selain itu, sering juga terjadi eror pada saat kita melakukan booting.
Untuk mengatasinya kita bisa mengatasinya dengan merepair sistem operasi kita, dengan melakukan langkah – langkah sebagai berikut:
  1. Masukkan kaset installer OS anda.
  2. Masukkan dan boot dari CD anda.
  3. Pada saat muncul pilihan Install atau Repair, tekan [R] pada pilihan [R=Repair].
  4. Tekan angka atau lokasi yang benar untuk instalasi windows yang ingin diperbaiki, misalnya [Windows = 1].
  5. Masuk ke drive CD ROM mis [D: > Enter]
  6. Ketik [CD i386].
  7. Kembangkan ke folder: [C:WindowsSystem32ntoskrnl.exe].
  8. Sistem Operasi baru telah diinstalasi di tempat yang berbeda hanya dengan membuat C:Windows.
  9. Keluarkan CD ROM dan ketik [Exit].
Untuk yang permasalahan ketiga ini, banyak sekali cara penyelesaiannya. Tergantung dari jenis kerusakan apa yang terjadi pada software tersebut. Beberapa permasalahan yang terjadi pada software komputer tersebut antara lain:
  • Masalah eror pada program yang sedang berjalan
Komputer membutuhkan perawatan khusus agar kinerjanya maksimal dan tetap cepat loadingnya. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam perawatan komputer diantaranya adalah mengupdate setiap driver yang terpasang di komputer tersebut secara berkala, misalnya driver sound, driver VGA, driver chipset, dll. Kemudian setelah semua driver diupdate, ada baiknya kalau komputer didefag secara berkala setiap 2 bulan, degan aplikasi defrag yang tersedia. Selain itu penting juga untuk mengupdate antivirus yang sudah terinstal dikomputer kita, agar komputer selalu aman.
  • Masalah Hardware tidak terdeteksi oleh komputer.
1. Update Driver
Pilihan Update driver digunakan untuk melakukan pancarian kembali driver atau melakukan install ulang driver hardware yang mengalami masalah.

2. Disabled
Pilihan Disabled digunakan untuk me-nonaktifkan driver hardware yang sebelumnya aktif.

3. Uninstall
Pilihan uninstall digunakan untuk melakukan penghapusan pada driver yang ada.

3. Masalah shutdown berjalan sangat lambat
Seringkali masalah shutdown yang terlalu lama disebabkan karena konsekuensi dari perangkat lunak yang dijalankan ketika proses shutdown dilakukan. Hal lain yang bisa menyebabkan itu adalah crash antar perangkat keras yang satu dengan perangkat keras yang lainnya dalam komputer Anda. Jika menemui masalah seperti di atas, lakukan uji coba dengan trial and error, program atau perangkat apakah yang menyebabkan hal itu terjadi.

4. Masalah komputer restart sendiri
Untuk memperbaiki kerusakan komputer dengan indikator Sering Restart secara terus menerus, kita perlu melakukan tindakan untuk melokalisir kerusakan agar mudah dalam memperbaikinya. Tindakan melokalisir di sini adalah melokalisir kerusakan pada perangkat keras atau perangkat lunak. Dengan tindakan ini kita akan mengetahui dan dapat memastikan bahwa kerusakan kemungkinan besar terjadi pada perangkat keras maupun perangkat lunak. Melokalisir kerusakan ini untuk mempermudah dalam proses memperbaiki komputer yang sering restart.
Langkah Penyelesaian Apabila Komputer Restrat:a. Apabila kerusakan pada software sistem opereasi sebaiknya lakukan tindakan repair Operating System yang terinstall, apabila tidak berhasil juga dalam merepair Operating System (OS) maka langkah terakhir harus installasi ulang OS-nya.
b. Apabila kerusakan pada perangkat keras maka lakukan perbaikan dengan mencoba untuk mengganti perangkat keras pengganti, seperti mengganti memori, mengganti power supply atau menanggalkan perangkat keras yang terpasang seperti CD-ROM/DVD-ROM/CD-DVD-RW dan sebagainya.

PIDATO BAHASA JAWA TEMA ISRA MI'RAJ

PIDATO BAHASA JAWA TEMA ISRA MI'RAJ
PIDATO BAHASA JAWA TEMA ISRA MI'RAJ


Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Hamdan Wa Sukrolillah, Washolatu wasalamu Ala Rosulillah, Amma ba’ du.

Dumateng bapak ibu guru ingkang kawulo hormati sarto rencang-rencang ingkang kawula tresnani. Langkung rumiyin mangga kita sesarengan ngaturken raos puja puji syukur dhumateng Gusti Allah SWT. Awit rahmat lan hidayahipun ingkang kaparingaken dhumateng kita, sahengga kita sedaya saged makempal wonten ing panggonan mriki, ingkang sami-sami hanggadahi tujuan mengeti adicara ISRA MI'RAJ, kang klebu ceramah agama kagem santapan rohani ing ndalu punika.

Poro hadirin ingkang minulyo, kito umat islam sampun sa’wajare mangertos dumateng junjungan nabi kito nabi Agung Muhammad saw, sedoyo meniko namung kagem ningkataken iman lan takwa kito dhumateng Allah swt. Semoho ugi kita saged luwih ngedekaken kito dhumateng Allah swt, lan saget nglakoaken sedoyo perintahipun lan ngedoih sedoyo ingkang dado larangan-laranganipun Allah swt.

Isro’ mi’roj punika ageng paedahipun dhumateng manungsa sak ndonya, mliginipun kita umat Islam. Kangge ngayakinaken umat Islam bilih kanjeng nabi Muhammad Saw. ngawontenaken isro’, inggih punika tindak ing wanci dalu saking Masjidil Haram dumugi ing Masjidil Aqsa ing Palestina, kanthi titihan Buraq inggih punika satunggalipun khewan ingkang sampun dipun cawisa-ken dening Allah SWT. Kanjeng nabi mi’roj punika minggah da-teng langit, saking Masjidil Aqsa (Palestina) dhumateng Sidratul Muntaha. Sidratul Muntaha punika langit sap pitu.

Kawulo ngarep-arep mugi-mugi ilmu pengetahuan agama kito khususipun masalah isro lan mi’jor meniko bener-bener dipun gateaken dening poro rawuh sedoyo, lan salajengipun saget dipun amalaken miturut tuntunan ingkang sampun diajaraken dening Allah swt kagem kito sedoyo umat islam.

Para hadirin hadirat Rahimmakumullah. Mbok menawi namung dumugi semanten, sesorah ingkang saged kula aturaken, dene kula nyuwun agunging samodra pangaksami mbok menawi wonten tindak-tanduk kula saha ceweting atur kula ingkang kirang mranani penggalih. Pitungkasing atur…

Wallahu muafik ila ‘aquamithorik, Wassalamu’ alaikum wr. wb.............

Manajemen Hardware - Troubleshooting Pada SOJ

Dalam dunia komputer, segala sesuatu masalah yang berhubungan dengan komputer disebut Troubleshooting dan timbulnya masalah dalam komputer tentu ada sebabnya, seperti yang berhubungan dengan Hardware.
 
Perangkat keras (hardware) merupakan salah satu element dari sistem komputer, suatu alat yang bisa dilihat dan diraba oleh manusia secara langsung, yang mendukung proses komputerisasi. Dalam bahasa Indonesia disebut dengan perangkat keras. Merupakan perangkat yang dapat kita lihat dan dapat kita sentuh secara fisik, seperti perangkat perangkat masukan, perangkat pemroses, maupun perangkat keluaran. Peralatan ini umumnya cukup canggih. Dia dapat bekerja berdasarkan perintah yang ada padanya, yang disebut juga dengan instruction set. Dengan adanya perintah yang dimengerti oleh mesin, maka perintah tersebut melakukan berbagai aktifitas kepada mesin yang dimengerti oleh mesin tersebut sehingga mesin bisa bekerja berdasarkan susunan perintah yang didapatkan olehnya.terdapat beberapa komponen dasar komputer yang wajib dimiliki agar beroprasi dengan baik.

Terdapat dua macam teknik dalam mendeteksi permasalahan dalam komputer, yaitu teknik Forward dan teknik Backward. Untuk lebih mengenal kedua teknik tersebut, ada baiknya kita bahas terlebih dahulu definisi dari masing-masing teknik tersebut.

1. Teknik Forward
Sesuai dengan namanya, maka dalam teknik ini segala macam permasalahan dideteksi semenjak awal komputer dirakit dan biasanya teknik ini hanya digunakan oleh orang-orang dealer komputer yang sering melakukan perakitan komputer. Pada teknik ini hanya dilakukan pendeteksian masalah secara sederhana dan dilakukan sebelum komputer dinyalakan (dialiri listrik). Untuk mempermudah silakan simak contoh berikut :
  • Setelah komputer selesai dirakit, maka dilakukan pemeriksaan pada semua Hardware yang telah terpasang, misalnya memeriksa hubungan dari kabel Power Supply ke soket power pada Motherboard.
  • Untuk casing ATX, kita periksa apakah kabel Power Switch sudah terpasang dengan benar.

2. Teknik Backward
Hampir sama dengan teknik sebelumnya, teknik Backward adalah teknik untuk mendeteksi kesalahan pada komputer setelah komputer dinyalakan (dialiri listrik). Teknik lebih banyak digunakan karena pada umumnya permasalahan dalam komputer baru akan timbul setelah “jam terbang” komputernya sudah banyak dan ini sudah merupakan hal yang wajar. Dapat kita ambil beberapa contoh sebagai berikut :
  • Floppy Disk yang tidak dapat membaca disket dengan baik.
  • Komputer tidak mau menyala saat tombol power pada casing ditekan.

3. Tabel Pendeteksian Masalah
Setelah penjelasan sederhana dari kedua teknik tersebut akan dibahas lebih dalam lagi ke teknik Backward, karena bagi pengguna komputer rumahan tentunya teknik ini lebih banyak akan digunakan ketimbang teknik Forward. Untuk lebih mempermudah dalam pendeteksian masalah pada komputer Anda, silakan simak tabel berikut :
Manajemen Hardware - Troubleshooting Pada SOJ

4. Analisa Pengukuran
Pada tahapan ini, pendeteksian masalah dengan cara mengukur tegangan listrik pada komponen nomor 1 sampai 3. Gunakan alat bantu seperti multitester untuk mengukur tegangan yang diterima atau diberikan komponen tersebut.

Contoh : Mengukur tegangan listrik yang diterima oleh Power Supply, lalu mengukur tegangan yang diberikan oleh Power Supply ke komponen lainnya.

5. Analisa Suara
Pada tahapan ini pendeteksian masalah menggunakan kode suara (beep) yang dimiliki oleh BIOS dan dapat kita dengar lewat PC Speaker. Pastikan kabel PC Speaker sudah terpasang dengan baik. Kemungkinan letak permasalahan ada di komponen nomor 4 dan 5. Untuk mempermudah pengenalan kode suara tersebut, silakan simak keterangan berikut :
  • Bunyi beep pendek satu kali, artinya sistem telah melakukan proses Boot dengan baik.
  • Bunyi beep pendek 2 kali, artinya ada masalah pada konfigurasi atau seting pada CMOS.
  • Bunyi beep panjang 1 kali dan pendek 1 kali, artinya ada masalah pada Motherboard atau DRAM.
  • Bunyi beep panjang 1 kali dan pendek 2 kali, artinya ada masalah pada monitor atau VGA Card.
  • Bunyi beep panjang 1 kali dan pendek 3 kali, artinya ada masalah pada Keyboard.
  • Bunyi beep panjang 1 kali dan pendek 9 kali, artinya ada masalah pada ROM BIOS.
  • Bunyi beep panjang terus-menerus, artinya ada masalah di DRAM.
  • Bunyi beep pendek terus-menerus, artinya ada masalah penerimaan tegangan (power).
  • Pada beberapa merk Motherboard akan mengeluarkan bunyi beep beberapa kali apabila temperatur processornya terlalu tinggi (panas).
Catatan : kode bunyi beep diatas berlaku pada AWARD BIOS, untuk jenis BIOS yang lain kemungkinan memiliki kode bunyi beep yang berbeda.

6. Analisa TampilanPada tahapan ini pendeteksian masalah cenderung lebih mudah karena letak permasalahan dapat diketahui berdasarkan pesan error yang ditampilkan di monitor. Kemungkinan letak permasalahan ada di komponen nomor 6 sampai 9.

Contoh : Pada saat komputer dinyalakan tampil pesan Keyboard Error, maka dapat dipastikan letak permasalahan hanya pada Keyboard.

Manajemen Grup Pada Sistem Operasi Jaringan

Ada banyak file yang dihasilkan di sistem, baik yang dibawa oleh sistem Linux sendiri ataupun file dari user. Akses ke setiap file tersebut perlu adanya pembatasan (pengelompokkan), sehingga dapat menjamin kinerja sistem tetap baik dan data-data sistem/user tetap aman. Pengelompokan hak akses ini oleh Linux diterapkan dengan membuat grup akses. Bukan hanya user, setiap aplikasi server dapat memiliki grupnya sendiri-sendiri. Selain untuk pembatasan akses, grup juga dapat digunakan untuk melakukan klasifikasi user-user yang ada di sistem.

Manajemen grup di Linux dapat meliputi kegiatan, seperti penambahan grup baru dan penghapusan grup.
  • Penambahan Grup Baru
Perintah berikut dapat digunakan untuk menambahkan grup baru di Linux:
groupadd namagroup
Perintah diatas hanya dapat dijalankan oleh user root. Sebagai contoh pembuatan grup ditunjukkan pada gambar berikut.



Penambahan Grup Baru - Manajemen Grup Pada Sistem Operasi Jaringan

Apabila berhasil dijalankan seperti contoh diatas, maka pada file /etc/group akan ada tambahan baris yang menyatakan grup baru yang telah dibuat. Hal yang sama juga berlaku untuk grup di Linux seperti layaknya user, dimana setiap grup akan memiliki nama dan juga ID grup (GID).

  • Penghapusan Grup
Operasi ini dapat dilakukan dengan menggunakan perintah berikut.
groupdel namagrupGrup yang telah dihasillkan akan dihapus dari sistem, termasuk juga dari file /etc/group.

Manajemen User Pada Sistem Operasi Jaringan

Hampir semua sistem operasi baru saat ini sudah dikembangkan dengan konsep multiuser dan multitasking, sehingga merupakan hal yang umum apabila dalam setiap komputer akan ada mekanisme identifikasi setiap orang yang akan menggunakannya. Sistem Debian juga mendukung sistem multiuser ini, dimana dalam satu waktu dapat lebih dari satu user yang mengakses sistem ini.

Terkait dengan lingkungan multiuser tersebut, pada materi kali ini akan dibahas berbagai teknik pengelolaan yang berkaitan dengan user. Pengelolaan disini meliputi:

a. Pembuatan user baru

Perintah “adduser username” dapat digunakan untuk membuat user baru. Agar dapat berjalan perintah ini harus dijalankan dengan menggunakan user root di terminal.

Selain perintah adduser ada juga perintah useradd yang memiliki fungsi yang sama. Perintah diatas selain dapat dijalankan di Debian juga dapat berlaku untuk sistem Linux lainnya. Parameter-parameter pendukung lainnya untuk perintah ini dapat dilihat dengan perintah man adduser / adduser --help.

Selain penentuan username ada juga beberapa data lainnya yang perlu diberikan, sebagai berikut:
•    Password (wajib)
•    Nama lengkap (tidak wajib)
•    Nomor ruang (tidak wajib)
•    Telepon kantor (tidak wajib)
•    Telepon rumah (tidak wajib)
•    Lainnya (tidak wajib)

Setiap user di sistem Linux diwajibkan untuk memiliki password sebagai pengamanan awal. Pengamanan awal ini diperlukan apabila ada data pribadi atau sensitif yang akan disimpan pada komputer karena masih ada hal lain yang perlu dilakukan untuk mengamankan data. Berikut ini merupakan contoh pembuatannya.
Pembuatan User Baru Pada Debian - Manajemen User Pada Sistem Operasi Jaringan
 Contoh Pembuatan User Baru Pada Debian

b. Perubahan data user
Terkait dengan perubahan data user ini ada sejumlah perintah terkait yang dapat digunakan, ditampilkan dalam tabel berikut.
Perubahan Data User Pada Debian - Manajemen User Pada Sistem Operasi Jaringan

c. Penghapusan user
Ini merupakan operasi yang dapat berefek cukup besar baik pada user ataupun sistem, karena dapat menyebabkan kehilangan data ataupun menyebabkan sistem tidak dapat berjalan sebagaimana mestinya. Oleh karena itu, perlu perhatian khusus saat akan melakukan operasi ini. Apabila akan menghapus suatu user dari sistem pastikan bahwa file-file penting milik user tersebut sudah dibackup dan pastikan juga tidak ada proses di sistem yang memerlukan user tersebut. Perintah penghapusan user diberikan sebagai berikut.
deluser username
atau deluser --remove-home username
atau deluser --remove-home --backup username

Pada sistem Linux user didefinisikan dengan menggunakan nama user (username) ataupun ID user (UID). UID dinyatakan dalam bentuk numerik dan nilainya dapat ditentukan otomatis oleh sistem saat user pertama kali didaftarkan atau dapat juga oleh user sendiri. Berbeda dengan username, merupakan data dalam format alfanumerik, yang namanya ditentukan sendiri oleh user. Pada sistem Linux, setiap aplikasi diperbolehkan memilih salah satu dari dua data ini untuk mengenali user yang menggunakan aplikasinya. Namun, dari sisi user cenderung lebih mudah mengingat username dibandingkan UID, karena dapat dibuat mewakili nama sebenarnya dari user.

Pengertian dan Format File Harddisk

Harddisk merupakan media penyimpan yang digunakan untuk menyimpan file. Agar dapat digunakan secara efektif dan efisien perlu ada penataan terhadap harddisk tersebut. Proses penataan ruang harddisk ini dikenal dengan istilah pemformatan disk (disk formatting).

Pemformatan disk secara umum terbagi menjadi dua jenis, yakni pemformatan tingkat rendah (low level formatting/physical formatting) dan pemformatan logikal (high level formatting). 

Pada pemformatan tingkat rendah, suatu disk akan dibagi menjadi beberapa trek, sektor serta silinder. Pemformatan tingkat rendah ini diperlukan agar pihak manufaktur dapat melakukan pengujian disk dan mendeteksi sektor-sektor kosong yang ada. Pemformatan tingkat rendah saat ini dapat dikatakan sudah sangat jarang dilakukan oleh user karena prosesnya telah dikerjakan oleh perusahaan pemanufaktur harddisk.

Silinder yang membentuk partisi - Pengertian dan Format File Harddisk 
Silinder yang membentuk partisi

Selanjutnya, pada pemformatan logikal ini harddisk akan ditata menggunakan sistem file tertentu, misalnya sistem file FAT, NTFS atau Ext4.
  • NTFS
NTFS merupakan sistem file yang dikembangkan oleh Microsoft dan diperkenalkan pertama kali pada sistem Windows NT 3.1. Ini merupakan system file default yang digunakan pada sistem operasi Windows terbaru. Sistem file ini dibangun dengan melihat sistem file sebelumnya, yakni FAT dan HPFS. Fitur-fitur yang ada pada sistem file ini antara lain:
•    NTFS Log.
•    Symbolic links.
•    Volume mount points.
•    Volume shadow copy.
•    Quota.
•    Panjang nama file maksimal 255 karakter UTF-16.
•    Besarnya partisi yang bisa dikelola oleh sistem ini adalah untuk cluster 64 kB (kilo Byte) sekitar 256 TB.
•    Besarnya file maksimal yang dapat disimpan secara desain adalah 16 EB.

  • FAT
Sistem file ini merupakan sistem file yang pertama kali dikembangkan oleh Microsoft. Sistem file yang memiliki nama lengkap File Allocation Table ini masih diterapkan pada banyak perangkat sampai saat ini, seperti pada floppy disk, solid-state memory cards, flash memory cards, USB flash drives dan perangkat removeable lainnya.
Berawal dari FAT dengan 8 bit elemen tabel, sekarang sistem file ini telah dikembangkan hingga mendukung 32 bit elemen tabel. Beberapa fitur yang telah dikembangkan pada sistem file ini hingga versi terakhirnya diberikan sebagai berikut ini.
•    Ukuran maksimal dari suatu file adalah sekitar 4 GB.
•    Ukuran partisi/volume maksimal adalah 2TB.
•    Panjang nama file maksimal 255 karakter UTF-16.

  • Ext (Extended File System)
Pertama kali dikembangkan oleh Rémy Card, sistem file ini merupakan yang pertama pada sistem operasi Linux. Varian terbaru dari sistem ini adalah ext4. Ext4 mulai diterapkan mulai kernel Linux versi 2.6. Berikut ini beberapa fitur yang dimiliki oleh sistem file ini.
•    Mendukung ukuran partisi/volume hingga 1 EB (Exa Byte).
•    Kompatibel dengan sistem file sebelumnya, ext2 dan ext3.
•    Persistent pre-allocation, kemampuan untuk membuat file kosong.
•    Sistem ini dapat memiliki jumlah subdirektori yang tidak terbatas untuk ext4, sedangkan ext3 mendukung maksimal 32.000 subdirektori.
•    Pengecekan Sistem File yang lebih cepat.

Cari Blog Ini