Latest Updates

Contoh Kata Pengantar Laporan Perjalanan

Contoh Kata Pengantar Laporan Perjalanan
KATA PENGANTAR - Puji syukur Alhamdulillah kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan Rahmat-Nya sehingga dapat menyelesaikan laporan perjalanan Study Tour ke Jakarta minggu lalu dengan lancar tanpa halangan apapun, sesuai waktu yang ditentukan.

Pembuatan laporan ini dimaksudkan untuk memenuhi tugas mata pelajaran Bahasa Indonesia. Terlaksananya seluruh rangkaian kegiatan Study Tour, hingga terwujudnya laporan ini tidak terlepas dari fasiltas, dukungan, dan bantuan berbagai pihak, untuk itu kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada:
1.    Bapak Sunarto S.Pd. Selaku kepala sekolah.;
2.    Ibu Herlina S.Pd. Selaku ketua panitia Study Tour;
3.    Ketua Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Terbuka;
4.    Kepala UPBJJ Universitas Terbuka Purwokerto;
5.    Bapak Patrick Vivid Adinata, M. Si. Selaku dosen pembimbing PKP.
6.    Kepala UPT Dinas DIKPORA Kecamatan Petanahan;
7.    Kepala SD Negeri Tresnorejo;
8.    Bapak dan Ibu Guru SD Negeri Tresnorejo;
9.    Rekan sejawat yang telah membantu; dan
10.    Semua pihak yang telah membantu proses penyusunan laporan ini.

Laporan ini masih jauh dari sempurna, untuk itu kritik dan saran yang bersifat membangun sangat diharapkan demi kesempurnaan penulisan laporan di masa yang akan datang.
Semoga laporan ini dapat menambah pengetahuan dan wawasan siswa.



Kebumen, 18 Mei 2013

Penulis,


PENGERTIAN DAN PENGARUH GLOBALISASI

PENGERTIAN DAN PENGARUH GLOBALISASI
1.    Pengertian Globalisasi.
Kata "GLOBALISASI" diambil dari kata global, yang berarti universal. Globalisasi adalah proses penyebaran unsur-unsur baru khususnya yang menyangkut informasi secara mendunia melalui media cetak maupun media elektronik.
Ada pula yang mengatakan bahwa globalisasi yaitu sebagai berikut :
1.    Hilangnya batas ruang dan waktu akibat kemajuan teknologi informasi.
2.    Suatu proses tatanan masyarakat yang mendunia dan tidak mengenal batas wilayah.
Menurut Edison A. Jamli dkk.Kewarganegaraan, globalisasi pada hakikatnya merupakan suatu proses dari gagasan yang dimunculkan, kemudian ditawarkan untuk diikuti oleh bangsa-bangsa lain yang akhirnya sampai pada suatu titik kesepakatan bersama dan menjadi pedoman bagi bangsa-bangsa di seluruh dunia.

2.    Pengaruh Globalisasi
Adanya globalisasi tentunya membawa pengaruh besar bagi kehidupan suatu negara termasuk Indonesia. Pengaruh tersebut meliputi dua sisi yaitu pengaruh positif dan pengaruh negatif.

Dampak positif globalisasi antara lain:
- Mudah memperoleh informasi dan ilmu pengetahuan
- Berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi
- Perekonomian Indonesia semakin meningkat
- Komunikasi menjadi lebih mudah dan cepat
- Cepat dalam bepergian (mobilitas tinggi)
- Menumbuhkan sikap kosmopolitan dan toleran
- Memacu untuk meningkatkan kualitas diri
- Mudah memenuhi kebutuhan.

Dampak negatif globalisasi antara lain:
- Informasi yang tidak tersaring
- Membuat tidak kreatif, karna prilaku konsumtif
- Membuat sikap menutup diri, berpikir sempit
- Banyak meniru perilaku yang buruk
- Bersikap/bergaya kebarat-baratan
- Kesenjangan sosial semakin meningkat
- Mudah terpengaruh oleh hal yang tidak sesuai dengan kebiasaan atau kebudayaan suatu negara.

Globalisasi terjadi karena adanya beberapa faktor dari nilai budaya luar, seperti:
1.    Selalu meningkatkan pengetahuan
2.    Patuh hukum
3.    Kemandirian
4.    Keterbukaan
5.    Rasionalisasi
6.    Etos kerja
7.    Kemampuan memprediksi
8.    Efisiensi dan produktivitas
9.    Keberanian bersaing
10.    Manajemen resiko

Saluran-saluran yang mendasari terjadinya globalisasi, di antaranya:
1.    Lembaga pendidikan dan ilmu pengetahuan
2.    Lembaga keagamaan
3.    Indutri internasional dan lembaga perdagangan
4.    Wisata mancanegara
5.    Saluran komunikasi dan telekomunikasi internasional
6.    Lembaga internasional yang mengatur peraturan internasional
7.    Lembaga kenegaraan seperti hubungan diplomatik dan konsuler

Jadi, adanya globalisasi tentunya membawa pengaruh yang besar bagi kehidupan suatu negara termasuk Indonesia. Pengaruh yang meliputi dua sisi yaitu pengaruh positif dan pengaruh negatif. Dampak-dampak pengaruh globalisasi tersebut kita kembalikan kepada diri kita sendiri sebagai generasi muda Indonesia agar tetap menjaga etika dan budaya, agar kita tidak terkena dampak negatif dari globalisasi.

Pengertian Globalisasi Menurut Para Ahli

Pengertian Globalisasi Menurut Para Ahli
Globalisasi berasal dari kata "globe" yang artinya dunia. Globalisasi artinya proses mendunia atau menuju dunia. Dalam globalisasi, orang-orang, wilayah-wilayah, dan negara-negara saling berhubungan dan saling bergantung. Secara ekonomi, globalisasi merupakan proses pengintregasian ekonomi nasional bangsa-bangsa ke dalam sebuah sistem ekonomi di dunia. Ada beberapa pengertian globalisasi, yaitu sebagai berikut:
  • Globalisasi dapat diartikan sebagai proses masuknya ke ruang lingkup dunia.
  • Globalisasi adalah sebuah perubahan sosial akibat perkembangan teknologi di bidang transportasi dan komunikasi yang memfasilitasi pertukaran budaya dan  ekonomi nasional.
  • Globalisasi adalah proses dimana berbagai peristiwa, keputusan dan kegiatan di belahan dunia yang satu dapat membawa konsekuensi penting bagi berbagai individu dan masyarakat di belahan dunia lain.
  • Globalisasi adalah proses meningkatnya aliran barang, jasa, uang dan gagasan melintasi batas-batas negara.
  • Globalisasi adalah meningkatnya saling keterkaitan diantara berbagai belahan dunia melalui terciptanya proses ekonomi, lingkungan politik dan pertukaran kebudayaan.
  • Globalisasi merupakan gerakan menuju terciptanya pasar atau kebijakan yang melintas batas nasional.
Sedangkan pengertian globalisasi menurut para ahli, antara lain:
  • Emanuel Ritcher: Globalisasi adalah jaringan kerja global secara bersamaan menyatukan masyarakat yang sebelumnya terpencar-pencar dan terisolasi ke dalam saling ketergantungan pada persatuan dunia.
  • Leonor Briones: Demokrasi bukan hanya dalam bidang perniagaan dan ekonomi namun juga mencangkup globalisasi institusi-institusi demokratis, pembangunan sosial, hak asasi manusia dan pergerakan wanita.
  • John Huckle: Globalisasi adalah suatu proses kejadian dimana kejadian, keputusan, dan kegiatan di salah satu bagian dunia menjadi suatu konsekuensi yang signifikan bagi individu dan masyarakat di daerah yang jauh.
  • Albrow: Globalisasi adalah keseluruhan proses di mana manusia di bumi ini diinkorporasi-kan (dimasukan) kedalam masyarakat dunia tunggal, masyarakat global. Karena proses ini bersifat majemuk, kita pun memandang globalisasi di dalam kemajemukannya.
  • Malcom Waters: Globalisasi adalah proses sosial yang berakibat bahwa pembatasan geografis pada keadaan sosial budaya menjadi kurang penting, yang terjelma di dalam kesadaran manusia.
  •  Thomas L. Friedman: Globalisasi memiliki dimensi ideologi dan teknologi. Dimensi ideologi yaitu kapitalisme dan pasar bebas, sedangkan dimensi teknologi adalah informasi yang telah menyatukan dunia.
  • Princenton N. Lyman: Globalisasi adalah pertumbuhan yang sangat cepat atas saling ketergantungan dan hubungan antara negara-negara didunia dalam hal perdagangan dan keuangan.

Daftar Nama Provinsi Pemekaran Indonesia

Daftar Nama Provinsi Pemekaran Indonesia
Indonesia adalah negara kepulauan yang terdiri atas ribuan pulau. Jumlah pulau di Indonesia adalah 17.506. Pulau-pulau tersebut menyebar di sekitar khatulistiwa. Pulau-pulau besar yang ada di Indonesia antara lain Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, dan Irian. Secara administrasi wilayah Indonesia terdiri atas pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Pemerintah daerah terdiri atas pemerintah provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan kelurahan/desa. Jumlah provinsi di Indonesia
pada saat ini adalah 33 provinsi.

Provinsi yang ada di Indonesia mengalami perkembangan dari tahun ke tahun. Pada saat Indonesia memproklamasikan kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945 jumlah provinsi di Indonesia ada delapan. Provinsi yang ada pada saat itu adalah Provinsi Sumatra, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa  Timur, Borneo (Kalimantan), Sulawesi, Sunda Kecil (Nusa Tenggara), dan Maluku. Pada tahun  1945–1949 Indonesia mengalami perkembangan wilayah.

Hal ini disebabkan masuknya kembali Belanda untuk menguasai Indonesia. Berdasarkan hasil  Konferensi Meja Bundar di Den Haag, Belanda tahun 1949, Belanda mengakui Indonesia dalam  bentuk serikat. Pada saat itu Indonesia terdiri atas lima belas negara bagian. Republik Indonesia  adalah bagian dari Republik Indonesia Serikat. Pada tahun 1950 kita kembali menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pada kurun waktu 1950–1966 di Indonesia telah terjadi pemekaran beberapa provinsi sebagai berikut:
  1. Pada tahun 1950 Provinsi Sumatra dipecah menjadi Provinsi Sumatra Utara, Sumatra Tengah, dan Sumatra Selatan. Pada tahun ini Yogyakarta mendapatkan status daerah istimewa.
  2. Pada tahun 1956 Provinsi Kalimantan dipecah menjadi Provinsi Kalimantan Barat, Kalimantan  Selatan, dan Kalimantan Timur.
  3. Pada tahun 1957 Provinsi Sumatra Tengah dipecah menjadi Provinsi Jambi, Riau, dan Sumatra Barat. Pada tahun ini Jakarta mendapatkan status sebagai daerah khusus ibu kota. Selain itu, Aceh menjadi provinsi tersendiri lepas dari Sumatra Utara.
  4. Pada tahun 1959 Provinsi Sunda kecil dipecah menjadi Provinsi Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur. Pada tahun ini juga dibentuk Provinsi Kalimantan Tengah dari Kalimantan Selatan.
  5. Pada tahun 1960 Provinsi Sulawesi dipecah menjadi Provinsi Sulawesi Utara dan Selatan.
  6. Pada tahun 1963 PBB menyerahkan Irian Barat ke Indonesia.
  7. Pada tahun 1964 dibentuk Provinsi Lampung dari pemekaran Provinsi Sumatra Selatan. Selain itu, dibentuk pula Provinsi Sulawesi Tengah (pemekaran dari Sulawesi Utara) dan Provinsi Sulawesi Tenggara (pemekaran dari Provinsi Sulawesi Selatan).
Jumlah provinsi di Indonesia bertambah ketika Irian Barat resmi kembali menjadi bagian dari NKRI  pada tanggal 19 November 1969 dan menjadi provinsi ke-26. Irian Barat kemudian namanya berubah menjadi Irian Jaya. Selanjutnya, Timor Timur berintegrasi atau bergabung dengan Negara Kesatuan  Republik Indonesia (NKRI) pada tanggal 17 Juli 1976. Timor Timur menjadi provinsi ke-27. Pada tanggal 19 Oktober 1999 Timor Timur melepaskan diri dari NKRI. Timor Timur menjadi negara baru, yaitu Timor Leste. Selanjutnya di Indonesia terbentuk beberapa provinsi baru. Provinsi baru yang terbentuk sejak tahun 1999 di Indonesia sebagai berikut.

Pengertian dan Definisi Relief Dasar Laut

Pengertian dan Definisi Relief Dasar Laut
Sekarang giliran tugas rumah mata pelajaran IPA, tentang Pengertian dan Definisi Relief Dasar Laut. Memang materi ini dirasa sangatlah abstrak bagi kami, karena tidak dapat melihat langsung, namun dengan bantuan video hal tersebut menjadi sedikit lebih jelas dan dapat dimengerti.

Berikut ini Pengertian dan Definisi Relief Dasar Laut:

Relief dasar laut adalah perbedaan tingi  dan rendah nya bentuk muka bumi di dasar laut. Dasar laut adalah permukaan bumi yang ada di dalam laut. Seperti relief daratan, relief dasar laut juga mempunyai kontur yang tidak berbeda dengan yang ada pada relief daratan, yaitu:

  1. Ada dataran tingginya
  2. Ada lembahnya
  3. Ada juga pematangnya.
Hanya saja istilah yang digunakan untuk menyebut bentuk-bentuk bumi tersebut berbeda, yaitu:

  1. Misalnya celah yang dalam pada relief daratan disebut lembah
  2. Sedangkan pada relief dasar laut disebut palung
  3. Dan masih banyak yang lainnya.
Berikut ini adalah bentuk-bentuk permukaan bumi yang ada pada relief dasar laut.
Bentuk-bentuk permukaan relief dasar laut adalah sebagai berikut:

  1. Palung Laut (trog), yaitu lembah, ledokan atau celah yang sangat dalam, berada di dasar laut. Contoh : Palung Mindano di Filipina.
  2. Lubuk Laut (basin atau bekken), merupakan celah yang sangat dalam di dasar laut dan bentuknya agak bulat. Terjadi karena tenaga tektonik, sehingga dasar laut turun. Contoh: lubuk laut sulu di Sulawesi.
  3. Punggung Laut, adalah pegunungan di dasar laut yang sebagian punggungnya muncul di atas permukaan laut sehingga menyerupai deretan pulau-pulau. Contoh : punggung laut siboga, Snellius, obi, dammar, nila, dan seram.
  4. Ambang Laut (drempel), yaitu dasar laut yang mencuat memisahkan satu perairan dengan perairan yang lain. Contoh: ambang laut Sulawesi.
  5. Gunung Laut, yaitu gunung yang muncul dari dasar laut, contoh: gunung Krakatau.
  6. Shelf (paparan benua), Paparan benua (shelf), yaitu dasar laut yang melandai ke daratan dengan kedalaman rata-rata 200 m. Contohnya: paparan sahul, paparan sunda.
  7. Lereng benua, yaitu daerah yang lebih luas dari paparan dengan kedalaman antara 200 - 400 m.
  8. Laut dangkal, yaitu laut yang kedalamannya kurang dari 200 meter.
  9. Laut Dalam, yaitu laut yang kedalamannya lebih dari 200 m. Contohnya laut Banda.
  10. Pulau Koral/Pulau Karang (Terumbu), adalah dasar laut yang sebagian atau semuanya terdiri atas karang.
Demikian Pengertian dan Definisi Relief Dasar Laut, semoga bisa membantu dan bermanfaat.

Syarat Syarat suatu Modernisasi

Syarat Syarat suatu Modernisasi
Tugas rumah kali ini tentang Mata Pelajaran OPS, yaitu tentang Modernisasi, Apakah syarat-syarat suatu modernisasi?

Modernisasi pada hakikatnya mancakup bidang-bidang yang sangat komplek atau sangat banyak. Syarat-syarat suatu modernisasi adalah sebagai berikut:

  1. Cara berpikir yang ilmiah yang melembaga dalam kelas penguasa maupun masyarakat.
  2. Sistem administrasi negara yang baik, yang benar-benar mewujudkan birokrasi yang baik, jauh dari KKN, serta semangat kerja yang tinggi.
  3. Adanya sistem pengumpulan data yang baik dan teratur dan terpusat pada suatu lembaga atau badan tertentu. Misalnya BPS (Badan Pusat Statistik) yang menjadi sumber data bagi pemerintah.
  4. Penciptaan iklim yang favorable (kondusif) dalam masyarakat terhadap modernisasi dengan cara penggunaan alat-alat komunikasi massa.
  5. Kedisiplinan yang tinggi, tetapi tidak melanggar HAM warga negara.
  6. Sentralisasi wewenang dalam pelaksanaan perencanaan sosial (social planning).
Demikian Syarat-syarat suatu modernisasi, semoga bisa membantu dan bermanfaat bagi tugas kita semua, teman-teman.


Resep Kue Kacang Cara membuat

Postingan kali ini tentang tugas Tata Boga dalam membuat kue kacang. Tugas ini juga berhubungan dengan dunia usaha untuk membekali siswa untuk bisa melakukan usaha mandiri berwira usaha dan mempersiapkan siswa untuk siap terjun di masyarakat.

Berikut ini resep dan cara membuat kue kacang yang gurih dan nikmat:

Pertama
Bahan-bahan yang harus dipersiapkan untuk membuat kue kering kacang:
  1. 1 kg tepung terigu berkualitas
  2. 500 gram gula halus (boleh ditambah tergantung selera)
  3. 500 gram kacang tanah yang telah disangrai dan dihaluskan setengah halus
  4. 500 gram minyak goreng
  5. 1 sendok teh vanili bubuk
  6. kuning telur untuk olesan secukupnya
  7. Mentega untuk mengolesi loyang secukupnya
Resep Kue Kacang Cara membuat

Kedua
Cara Membuat kue kacang yang gurih dan nikmat:

  1. Ayak gula halus dan terigu
  2. Masukkan vanili, kacang tumbuk, dan minyak goreng, aduk hingga rata.
  3. Gilas adonan setebal kira-kira 5 mm
  4. Cetak sesuai selera, bisa berupa bulan sabit, bintang, hati atau yang lain.
  5. Olesi loyang dengan mentega sampai semua permukaan terolesi
  6. Letakkan adonan yang telah dicetak ke loyang yang diolesi mentega
  7. Olesi bagian atas dengan kuning telur
  8. Panggang hingga matang dengan suhu 150 derajat celcius
  9. Panggang selama kira-kira 15-20 menit.
  10. Angkat kue yang sudah matang
  11. Hidangkan dengan cara tempatkan di toples cantik
  12. Kue kacang gurih dan lezat siap dinikmati

Cari Blog Ini