Latest Updates

Format dan Kode Instruksi

Format-Format Instruksi
  1. Format instruksi menentukan layout bit suatu instruksi.
  2. Format instruksi harus mencakup opcode dan secara implisit atau eksplisit, nol operand atau lebih
  3. Seluruh operand eksplisit direferensikan dengan menggunakan salah satu mode pengalamatan yang ada
  4. Secara implisit atau eksplisit format harus dapat mengindikasikan mode pengalamatan seluruh operandnya.
  5. Pada sebagian besar set instruksi digunakan lebih dari satu format instruksi.

Kode Instruksi (KI)
  1. Selain dari representasi data, kode biner juga digunakan untuk membuat instruksij kontrol dalam komputer, yang disebut kode instruksi.
  2. Kode instruksi merupakan kelompok bit yang memberitahukan kepada komputer untuk menunjukan suatu operasi tertentu.
  3. Kode Instruksi dibagi dalam bagian-bagian, yang masing-masing bagian mempunyai interpretasi sendiri
  4. Bagian yang paling pokok adalah kode operasi (Operation Code / Opcode)operasi (Operation Code / Opcode)
  5. Opcode adalah sekelompok bit yang menunjukan operasi seperti ADD, SUBTRACT, SHIFT, dan COMPLEMENT
  6. Bagian lain dari instruksi mencakup satu operasi (operand) atau lebih
  7. Operand adalah suatu nama yang digunakan untuk obyek instruksi dan mungkin data atau alamat yang mengatakan dimana data tersebut
  8. Untuk membuat kode instruksi dalam komputer harus kode biner. (seperti operasi LOAD dan Store)
  9. Load adalah meng-copy bilangan dari lokasi memori kedalam register
  10. Strore adalah meng-copy bilangan dari register kedalam lokasi memori

0 Response to "Format dan Kode Instruksi"

Post a Comment

Terima kasih telah berkunjung ke blog tentang tugas sekolah ini, silahkan tuliskan komentar

Cari Blog Ini

Google+ Followers